Pietter bantah dirinya menabrak Sophan Sophiaan

5 09 2008

Sophan SophiaanSalah satu peserta yang ikut jumpa pers dari tiga orang itu adalah Pietter Wattimena, Ketua HDCI Jakarta yang juga merasa tertuduh dikarenakan posisi berkendara Pietter tepat dibelakang Sophan Sophiaan.

Dan Pietter Wattimena yang merasa khawatir jika dirinya menjadi orang yang tertuduh menabrak Sophan Sophiaan akhirnya juga ikut dalam jumpa pers tersebut untuk membantah dirinya tak menabrak Sophan Sophiaan.

Saya melihat saat almarhum jatuh. Saya berada 10 meter di belakang sebelah kiri almarhum, dan itu berada di rombongan VIP dengan kecepatan 60 km/jam. Posisi almarhum paling depan, di belakangnya saya, lalu Bapak Rusmanhadi, dan diikuti Bapak Freddy Soemitro,” ucap Pietter saat jumpa pers di Jalan Lamandau Nomor 9, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2008) siang.

Menurut Pietter, Sophan Sophiaan kehilangan keseimbangan dikarenakan bannya masuk ke dalam lubang di tengah jalan.

Saya tahu persis bagaimana almarhum dalam mengendarai motor dan beliau jatuh saat mengendarai motornya. Saya langsung rem maksimum dan kita sampai kehilangan keseimbangan,” ungkapnya.

Sophan Sophian sudah dalam keadaan pingsan dan telungkup dan darah keluar dari bibir almarhum.

Saya sebagai teman punya naluri untuk mengangkat ke pinggir sambil menunggu pertolongan datang. Saat membuka helm, darah mengalir dari bibir sebelah kiri. Dan kalau ditabrak oleh saya itu tidak benar, karena saya juga terjatuh,” beber Pietter panjang lebar.

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: