Widyawati ingat tanggal 17 ditinggal orang tercinta

18 09 2008

WidyawatiWidyawati bakal mengingat angka 17 menjadi tanggal yang memiliki makna tersendiri baginya, karena tanggal 17 dua orang yang dicintainya meninggal dunia.

Pada tanggal 17 Mei 2008 kemaren suami tercinta meninggal dunia akibat ikut Tur Jalur Merah Putih kemudian kecelakaan di Ngawi. Setelah memperingati 100 hari meninggalnya Sophan Sophiaan, ayahandanya Widyawati, Adisura bin Soeradibrata meninggal dunia pada tanggal 17 September 2008 pukul 17.00 WIB.

Buat saya, angka 17 punya makna berbeda. Ini angka keramat karena pada tanggal itu orang-orang yang saya cintai pergi untuk selamanya. Saya akan sellau mengingat tanggal tersebut,” ujar Widyawati usai pemakaman ayahnya di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2008).

Kepergian kedua orang yang dicintainya itu merupakan sudah kehendak atau takdir dari yang Maha Kuasa. Widyawati sudah menyadari akan hal itu dan harus menerimanya.

Saya harus menerimanya. Ini memang sudah takdir dari Allah SWT. Saya akan berusaha kuat untuk menjalani ini semua,” pungkas ibu dua anak ini sambil berusaha menutupi kesedihan.

Semoga Widyawati tabah dan kuat menjalani hidup ini. Amin

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: