Akhirnya, cerai juga Maia-Dhani

23 09 2008

Maia Estianty sidang cerai dengan Ahmad DhaniMaia Estianty dengan Ahmad Dhani akhirnya resmi bercerai diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada tanggal 23/9/2008 siang tadi, setelah sekian lama proses perceraian mereka dimulai dari bulan Desember 2007 hingga sekarang hari ini. Dalam sidang cerai tersebut Ahmad Dhani tidak bisa hadir dikarenakan ada urusan pekerjaan di Yogyakarta dan diwakili oleh kuasa hukumnya.

Persidangan yang tidak dihadiri oleh Ahmad Dhani ini mengabulkan gugatan cerai yang diajukan oleh Maia, hak asuh anak jatuh ketangan Maia, harta gono-gini yang dibagi rata menjadi dua, tergugat (Dhani) harus memberi nafkah kepada per anak sebesar Rp. 7,5 juta/bulan jadi totalnya untuk 3 anak sebesar Rp. 22,5 juta/bulan .

Alhamdulillah, akhirnya perjuangan kita dari Desember 2007 hingga September ini menghasilkan buah yang manis bagi kita semua. Perceraian dikabulkan. Pengasuhan anak diserahkan kepada Maia,” tutur Pengacara Maia, Elza Syarief.

Mendengar keputusan yang telah lama ditunggu-tunggu oleh Maia, Maia akhirnya bisa berkumpul dengan anak-anaknya.

Semua ini tak terlepas dari tangan Allah SWT dan doa-doa dari masyarakat dan teman-teman wartawan. Akhirnya saya bisa bareng anak-anak,” ujar Maia sambil menangis terharu.

Elsa Syarief juga mengatakan putusan ini juga sesuai dengan hukum Islam.

Ini sesuai hukum Islam bahwa anak harus dibawa ibunya. Apalagi anak laki-laki perlu kasih sayang ibunya. Karena ibu adalah harga diri dunia dan ibu adalah surga,” ungkapnya.

Yang benar itu hampir 12 bulan proses perceraiannya, mulai dari Maia mengajukan gugatan cerai pada hari Jumat, 16 September 2007 hingga putusan cerai pada hari Selasa, 23 September 2008.

Iklan

Aksi

Information

One response

24 09 2008
Mr.Fakta

kenapa yah orang semakin kaya raya kok makin banyak tingkahnya? apa karena makin banyak uangnya maka semakin banyak godaannya kali ya?

NB. yang menyebabkan manusia semakin ego dan arogan adalah dikarenakan semakin membesarnya rasa cinta orang tersebut kepada duniawinya, sehingga ke egoan itulah yang menutupi mata hatinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: