Andi Soraya tak mau akur dengan Dewi Persik

16 10 2008

 Andi SorayaPermintaan maaf kepada yang lebih tua dari Dewi Persik nampaknya kurang ditanggapi dengan respon yang baik dari Andi Soraya. Andi Soraya masih menganggap Dewi Persik tidak se-level dengan dirinya dan tidak mau berusaha untuk baikan dengan Dewi Persik.

Pada saat press conference film “Ku Tunggu Jandamu“, Dewi Persik hadir namun Andi Soraya tidak hadir. Bukan karena males bertemu dengan Dewi Persik tapi karena Andi Soraya sedang kemalingan 1 buah laptop dan 2 buah ponsel yang dilakukan oleh pembantu barunya. Kalau dicermati dari cara bicara Andi Soraya sepertinya mengandung rasa dendam yang masih menyala didalam diri Andi Soraya.

Nggak kok, aku nggak dendam. Apa yang harus di dendamin? Saya nggak kenal orang itu kok. Ya kenal gitu-gitu aja saat main bareng di film itu. Tapi waktu sebelum dia terkenal, saya pernah bayar dia. Tapi sekarang mungkin dia sudah top, makanya jadi arogan,” kata Andi saat acara launching salon di bilangan Taman Pakubuwono 6 no. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/08).

Masih belum mau untuk memberikan respon positif dari permintaan maaf Dewi Persik, nampaknya Andi Soraya memang benar-benar masih menyimpan rasa tidak sukanya pada Dewi Persik.

Kita udah baik-baik saja kok. Aku juga nggak mau terlalu menanggapi. Karena dia bukan artis se-level. Aku takut kalau aku layani dia, level aku jadi turun derajat,” tukas Andi

Respon positif yang dilakukan Dewi Persik untuk bisa akur dengan Andi Soraya rupanya pupus sudah karena Andi Soraya memang tidak mau untuk bisa akur.

Dia itu bukan teman akrab, bukan orang penting buat aku, aku tidak perlu berusaha keras untuk akur sama dia,” pungkas Andi.

Press conference film “Ku Tunggu Jandamu” mungkin bisa dijadikan awal untuk bisa bertemu dan saling meminta maaf, tapi ternyata Andi Soraya tak bisa hadir.

Kalau kemarin aku nggak datang, aku sorry banget sama produsernya, yang telpon berkali-kali dan sampai-sampai mau jemput,” pungkasnya.

Kebetulan sekali ada masalah dengan pembantu yang maling dirumahnya, jadinya tidak menghadiri press conference dan tidak bertemu dengan musuh bebuyutan.

Iklan

Aksi

Information

One response

28 10 2008
Defi Irmawati

Betul mba andi jangan di tanggapi masalah yg ga ada habisnya apalagi sama masalh seperti itu,mending pikirin aja lumpur lapindo yang ga ada matinya………………………………………………… tau sampai kapan tuh lumur bisa berhenti……………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: