Ananda, Moreno, Marcella terlibat kasus kriminal

4 12 2008

Marcella ZaliantyAnanda Mikola, Moreno Soeprapto dan Marcella Zalianty tiba-tiba terlibat kasus penganiayaan terhadap Agung Setiawan. Kakak beradik yang profesinya sebagai pembalap ini melakukan penganiayaan di Hotel Ibis.

Kasus ini bermula dari hubungan kerja antara Marcella Zalianty dengan Agung Setiawan. PT. Kreasi Anak Bangsa yang dimiliki oleh Marcella Zalianty ingin melakukan renovasi pada kantornya. Dan Agung Setiawan diminta untuk melakukan renovasi kantor PT. Kreasi Anak Bangsa. Marcella Zalianty sudah melunasi semua biaya yang diminta oleh Agung, namun pengerjaan renovasi itu hanya dikerjakan sekitar 10-20 persen dan tidak diselesaikan oleh Agung hanya mengumbar janji-janji yang kemudian menghilang tidak diketahui keberadaannya.

Kuasa hukum Marcella Zalianty, Minola Sebayang menuturkan mengenai duduk perkara sebenarnya.

Yang bermasalah ini sebenarnya PT. Kreasi Anak Bangsa dengan Agung. Karena Agung itu mendapatkan pekerjaan renovasi kantor untuk PT. Kreasi Anak Bangsa dan baru berjalan 10-20 persen. Sedangkan uangnya sudah diterima semua. Pekerjannya tidak diselesaikan sampai sekarang. Jadi semuanya janji-janji doang. Dan dia hilang tidak diketahui keberadaannya di mana,” ujar Minola Sebayang.

Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto ini sebenarnya tidak ikut terlibat dalam perselisahan antara Marcella Zalianty dengan Agung Setiawan, namun keduanya baru terlibat ketika Ananda Mikola dengan Moreno kebetulan berkunjung ke kantor Marcella Zalianty.

Kalau memang ada tindakan kekerasan, penganiayaan itu harus dibuktikan dengan visum, keterangan saksi dan alat bukti. Kalau satu saksi itu bukanlah saksi, mereka harus bisa membuktikan. Kalau tidak malah bisa menimbulkan masalah baru. Fitnah atau pencemaran nama baik. Bisa kita laporkan balik itu. Bisa saja dia (Agung) melukai dirinya sendiri, biar laporan tidak pidana itu terjadi,” pungkas Minola.

Sedangkan dari pihak Agung Setiawan, baik kuasa hukum maupun Agung sendiri nampak menggebu-gebu menceritakan semuanya didepan media. Seperti orang yang sedang kehausan, pihak Agung seakan-akan terkesan mencoba untuk membuat skenario sendiri melalui media yang dia temui. Hal ini dilakukannya karena musuh yang dihadapinya seorang selebriti dan pembalap sehingga media juga dijadikan untuk merusak nama baik mereka dengan menceritakan semuanya (benar atau tidaknya masih belum diketahui).

Bulu kemaluan saya dibakar, saya juga difoto telanjang, disiksa badan. Anus saya disodomi pakai sendok. Saya ke sini hanya untuk menuntut keadilan karena mereka telah memperlakukan saya secara tidak wajar,” beber Agung.

Agung yang telah menghilang dan memiliki tanggungan dengan pekerjaan yang belum diselesaikannya, akhirnya anak buah Marcella langsung menggandeng Agung dan dibawa ke mobil sekitar jam 1 malam.

Pada Selasa (2/12/2008) malam sekira jam 1, selesai menghadiri suatu acara, ketika berada di lift tiba-tiba ada dua orang yang memeluk dan langsung membawa saya ke mobil,” jelas Agung tukang renovasi kantornya Marcella.

Agung kemudian disekap hingga jam 10 pagi kemudian dibawa ke kantor Marcella di kawasan Cikini.

Saya disekap di sana sampai jam 10 pagi. Jam 11 dibawa ke kantor Marcella di kawasan Cikini,” kata Agung.

Agung yang memiliki masalah karena melarikan diri dari tanggungjawabnya dengan Marcella mengetahui orang yang menyekapnya adalah anak buah Marcella.

Saya kenal dengan yang menculik. Mereka karyawan Marcella, yakni Hari dan Uli. Juga Rio dan Yoga, mereka anak buah Marcella. Jelas otomatis Marcella terlibat. Mereka tahu saya pasti dari Marcella. Soalnya, saya nggak kenal mereka,” jelas Agung.

Sedangkan Marcella masih diperiksa diruang Reskrim lantai 2 Polres Jakarta Pusat hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Marcella datang ke Polres Jakarta Pusat pukul 12.00 WIB dikawal enam provost dan didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang tanpa sepatah katapun ketika ditanya oleh media.

Marcella masih diperiksa sampai selesai. Tidak ada batasan waktu,” jelas Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Angesta Romano Yoyol.

Pengacara Agung, Partahi Sihombing ngotot pengen agar Ananda Mikola ditahan. Kuasa hukum Agung yang bernama Partahi Shimbing ini seperti amatiran yang menyangkut-nyangkutkan hal lain. Banyak omongnya kuasa hukum ini terkesan banyak omongnya untuk mencari perhatian dengan membawa kasus besan Presiden, komnas HAM, dll.

Malam ini, Ananda harus tetap ditahan,” ucap pengacara Agung, Partahi Sihombing.

Cara penyelesaian yang ditempuh Marcella dalam membereskan utang, salah. Ini sudah melawan perintah Kapolri untuk memberantas premanisme,” ujarnya.

Kita semuanya sama di mata hukum. Besan Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) saja ditahan. Pokoknya, kita sama,” tegasnya.

Padahal kliennya juga seorang penjahat (tukang tipu), memang orang seperti Agung ini patut mendapat pelajaran. Jika kasus seperti Marcella dengan Agung ini diselesaikan secara hukum uang yang telah dibayar oleh Marcella ke Agung pastinya akan hangus diganti dengan menjalani masa tahanan.

Jadi, pertimbangan seperti itu mungkin Marcella bertindak sendiri diluar hukum (ironis memang) dengan memberi pelajaran kepada Agung dan tanggungannya sebagai penerima uang jasa renovasi kantor tetap harus dilaksanakan.

Apakah hukum bisa menjamin uang yang dibawa Agung bisa dikembalikan atau Agung bisa menyelesaikan tugasnya yang sudah dibayar lunas ?

Tindakan apa yang akan anda lakukan jika anda diposisi Marcella Zalianty ?

Tulisan diatas terkesan membela Marcella, tulisan ini hanya menjelaskan sebab akibat. Agung telah menerima akibatnya, sebab memilih keputusan yang salah dan Marcella menerima akibatnya juga, sebab memilih keputusan yang salah juga. Keduanya salah dan hukum yang bertindak di akhir cerita

Iklan

Aksi

Information

30 responses

5 12 2008
Pembaca

Artikel ini berat sebelah – sibuk membela Marcella,

padahal Marcela bisa jadi di pihak yang salah karena mendalangin tindakan premanisme.

Artis itu bekan Tuhan, kalo emang salah harus dihukum dengan adil.

Pernyataan di artikel diatas
“Padahal kliennya juga seorang penjahat (tukang tipu), memang orang seperti Agung ini patut mendapat pelajaran.”
benar-benar tidak bertanggung jawab.

Andaikan anda di perlakukan sama seperti Agung dikemudian hari, pasti anda akan berfikir beribu kali sebelum mengeluarkan komentar seperti di atas.

Hati2 dengan Karma!

5 12 2008
Artistainer

Memang tulisan diatas terkesan membela si artis. Tapi tulisan itu lebih menyoroti “pemicu” permasalahan (awal mula munculnya permasalahan). Artis yang melakukan pelanggaran hukum tetap diperlakukan sesuai hukum yang berlaku.

Intinya kejadian seperti penganiayaan tidak akan terjadi jika tidak ada pemicunya (triger). Iya, Agung menerima karmanya diperlakukan seperti itu karena telah lari dari tugasnya.

5 12 2008
Artistainer

Jika saya jadi Agung semoga saya tidak seperti Agung yang tidak tanggungjawab dengan profesinya. Uang renovasi sudah diterima lunas tapi pekerjaan tidak diselesaikan, Agung justru berbelit-belit kemudian menghilang.

Jika saya profesional maka saya sebagai Agung juga tidak akan terjadi hal-hal semacam ini, dan kemungkinan usaha saya lebih banyak job karena job-job sblmnya selalu sukses.

Tapi nasi sudah menjadi bubur karena dimulai dari kesalahannya Agung dan si artis juga melakukan salah karena mengalami jalan buntu. hukum yang berperan, supremasi hukum juga harus ditegakkan.

5 12 2008
Bluezeto

Kalau memang si agung salah kenapa ngga dari awal minta bantuan aparat untuk mencarinya, apa susahnya..
Bukan minta bantuan preman gitu dong, artis setenar gitu kok ga ngerti hukum.. Tolol
Atau sudah jadi kebiasaan mereka jual beli hukum

5 12 2008
call me bedha-kee..

ananda itu emang preman, kasian moreno diajak ajak..dia harus dihukum berat, pembalap yang udah banyak ngabisin uang negara untuk balapan hasilnya NOL, prestasinya buncit terus. bapaknya juga dulu penyelundup, kalo si agung mau bayar gua juga napsu banget nggebukin si ananda homo itu.

5 12 2008
SC 234

emang kenapa ? bagus ga dibunuh tuh si agung, kite emang keras tapi bukan preman, soal nggebukin orang yang ngrugiin temen itu biasa, aparat ? itu bisa diatur, loh liat aja ntar juga ananda bebas, paling kalo sampe vonis juga cuma 1-2 bulan. kite gitu looh..

5 12 2008
anaknabi

Ya, pengelola blog “sangat membela” Marcella. Tidak seimbang. Kenapa tidak konfirmasi ke Agung? Saya setuju, kalo Agung salah, laporin aja ke aparat. Beres kan? Ingat, bung pengelola blog, jangan kaburkan penganiayaan Marcella Cs dengan info yang lain. Sori, gini-gini saya juga mantan wartawan. Thanks.

5 12 2008
omiyan

yang jelas aya aya wae, dan hukum tetep musti ditegakka….maju terus aris…lho kok hahahahhaa

5 12 2008
Ericka

Apapun alasannya tetap tidak dibenarkan menegakkan hukum dgn melakukan pelanggaran hukum. Sang empunya blog sepertinya perlu belajar Dasar- Dasar Ilmu Hukum.

5 12 2008
Artistainer

Aku setuju bang… (SC 234) masih untung tuh nyawanya nyantol dijasadnya

Semua orang akan berlaku baik (bukan preman) jika tidak ada yang mengganggu. Kita, kamu, kalian akan melakukan diluar dugaan kamu sendiri jika ada yang mengganggu. Orang pendiem aja bisa nekat jika ada yang mengganggunya, misal perkara uang kecil Rp. 20.000.

Kita khan tahunya perbuatannya Marcella dkk terhadap Agung. Nah, media banyak menyorot pihak Agung yang terus mengobral omongan yang macam-macam dan belum tentu nantinya terbukti (hal ini sudah termasuk tindakan pencemaran, padahal hukum baru menjalani proses).

Nah, kita hanya mencoba imbangi. Yang jelas KEDUA BELAH PIHAK MELAKUKAN KESALAHAN DIMATA HUKUM BAIK MARCELLA CS DAN AGUNG.

Kalo melihat wajahnya AGUNG tuh, wajahnya pasaran banget seorang penipu.
Smoga aja cerita yang dibuat Agung bisa diterima ketika diperiksa nantinya.

6 12 2008
h4ry4nto

bodoh amat,gitu z kok repot…..namanya artis hal kecil z laku dijual,ya to /

6 12 2008
feriadi isander

turut prihatin…!!!
semoga mereka cepat keluar dari masalah ini,..

yang aku “bangga” melihatnya
adalah pengacara2 yang membela si agus setiawan itu!

mungkin karena rivalnya, orang top..
ya”kali aja, numpang top ” gitu d

6 12 2008
feriadi isander

o, iya satu lagi…

kesan yang ada di media,

jika yang punya masalah adalah orang2 top, semacam artis,
kayaknya, pihak keamanan kita
sangat antusias ya? tanggap banget!
ada apa itu?

mungkin duitnya, tebal kali ya? heheeheh
liat aja tuh kasus pembantu ahmad dani, yang nggak seberapa parah
persoalannya,…
coba kalau orang biasa…
udah lama tuh, kelar.

kasihan sekalai indonesiaku
dihuni, orang -orang munafik……….
pembuat sandiwara kemungkaran.

6 12 2008
feriadi isander

“Bulu kemaluan saya dibakar, saya juga difoto telanjang, disiksa badan. Anus saya disodomi pakai sendok. Saya ke sini hanya untuk menuntut keadilan karena mereka telah memperlakukan saya secara tidak wajar,” beber Agung.

parahnya lagi,
polisi langsung percaya begitu saja,
tolong cek dulu keq, tuh anus si agus..eh si agung,
ada saksi nggak?
main tangkap dan main kurung saja,
saya yakin orang2 top kayak anand dan marcella
nggak mungkin melakukan hal hina itu,
dan mereka nggak mungkin melarikan diri…

aneh sekali negriku ini, kenapa dengan keamanan kita?

6 12 2008
putus2

mudah2an berita yang ada ga dilebih2kan
bingung aja masalah hutang koq sampe aniaya? kasi ajah ke yg berwajib mereka tau apa yg harus dilakukan

6 12 2008
randublatung
6 12 2008
@di

Ya udah deh….. piss

Kedua pihak emang sama sama salah kok

“MZ” salah,

kalo emang bener penganiayaan dilakukan oleh anak buahnya, secara langsung atau tidak si MZ pastilah jadi ikut terlibat, baik langsung atau tidak, masalahnnya:

1. dia kan bosnya, wajar dong kalo Om Polisi curiga…dari keterangan yg kita lihat di media, suka atau tidak, pantas aja kok kalo MZ jadi tersangka dalang dari penganiayaan…
2. Apa iya dia enggak tahu apa-apa?, apa mungkin anak buahnya melakukan tindakan yg demikian “kreatif” tanpa sepengetahuan dia?, MZ kan bisa mencegahnya atau ngelaporin aja si Agung ini ke Polisi, MZ kan bukan anak TK yg belom melek hukum…
3. MZ mungkin ngasih perintah yg gak jelas ke anak buahnya, perintah “selesaikan” kan bisa aja jadi hal yang “horrible” di negeri kita…

Makanya ya MZ, kalo nyelesaikan masalah jangan anggap seperti di sinetron/film, bisa diatur sesuka produser/sutradara…

Si Agung juga salah…

1. lha punya tanggungjawab kok tidak di selesaikan, udah terima 50 jeti malah ngabur… siapa yang enggak pingin njitak elo… walau artis, 50 juta juga bukan uang yg dikit buat mereka kok
2. mungkin aja ada upaya pemutarbalikan fakta, biar masalah utang profesi ini bisa jadi kabur… dan bukan enggak mungkin ini atas anjuran pengacaranya, namanya juga yg di adepin “publik figur”, ya harus dengan jurus khusus gitu… nah dengan bantuan media infotainment kita yg doyan hal-hal beginian, hasilnya bisa menguntungkan si agung “penipu” ini…

Si Ananda & Moreno….?

1. Ini mah tipikal anak-anak Borjuis Indonesia….
2. Ngapain juga ke kantornya (atau di hotel tempat kejadian) MZ malem-malem?, mampir ngopi?, si agung salah liat? lha siapa mo percaya, lha yg punya bibir manyun dan rambut kritink kayak gitu kan cuma mereka…
3. Gara-gara pengen keliatan jago kali ya?, ada hubungan apa antara MZ dengan AM?, temen?, Pacar?….Bisa aja sih nggebukin orang sekalian “tebar pesona”… toh mereka pikir mereka punya dekeng “babeh” en “Bapak Pejabat”, kalo sekiranya ada kejadian seperti gini….

Lha Kesimpulannya…..???
1. Apa yg kita lihat dan dengar emang kadang tidak seperti apa yang kita duga…
2. Selamat buat Infotainment Indonesia…. anda dapat bahan berita baru…
3. Selamat buat para pengacara yg ditunjuk…maju tak gentar membela yg BAYAR !!
4. Sedih…. Kapan majunya Indonesiaku

6 12 2008
@di

eh… emang Ananda Mikola sama Moreno pernah menang Balapan Internasional ?

6 12 2008
sonz

weleh… YANG PENTING NTAR KELIATAN SALAHNYA ADA DISIAPA…..

klo kata gw dua2nya salah… ada pemicu ada akibat… pemicu nya goblog… akibatnya PARAH… cape deh…

klo gw disisi marcela jg mikir… bisa aja proyek yang dikasih ampe ratusan juta… duit lagi susah dicari malah diilangin… lapor polisi pasti duit lagi apa lagi yang laporin PT… weleh2… pasti ada duit sampingan yang g kecil jg…

klo disisi agung… harusnya dari awal jangan kabur toh masalahnya bisa diselesein baik2…

abis gw juga pernah pengalaman… duit proyek jutaan rupiah di kasih ke orang, eh taunya malah kabur, udah lapor ke polisi tapi orang g ketangkep2…. padahal 2 tahun kemudian gw ketemu ama orangnya sendiri.. pengen gw gebukin tapi udah gw ikhlasin… ya samalah kayak nih kasus… sayangnya gw g ampe gebuk2an…

6 12 2008
r0ch4

aku sih setuju aja agung dihajar, klo perlu dipatahin tangannya buat kenang- kenangan bahwa dulu pernah jadi maling…..bukannya kita gak patuh hukum ngajar orang seenaknya aja…tapi klo masalah ini udah masuk ke kepolisian, masalahnya bisa tambah panjang, duit yang keluar juga lebih banyak, pak polisi gitu loh !!!…dan si agung paling- paling hanya di penjara doang tanpa mengganti uang yang telah diterimanya, kan udah dipenjara, masak suruh ganti uangnya juga, gak kan ? Saran saya, hajar aja si agung ini, gak usah sampe mampus, kasih cacat permanen aja, biar dia terus keinget ama masa lalunya !!!

7 12 2008
unyil

halah.. berurusan ama polisi mah gak bakal ada solusinya.. lapor ke polisi urusan utang, pasti malah jadi dimintain duit ini itu ama polisinya..

emang hukum paling bener di negara ini cuma premanisme.. secara org2nya semuanya juga barbarik, gak tau aturan, gak mau diatur, seenaknya sendiri..

gw kangen berat masa2 suharto.. sumpah deh!

7 12 2008
anti soeharto

ALAAHH……. GA USAH DIPIKIRIN…!! GA ADA UNTUNGNYA MIKIRIN ORANG..!!

KERJA AJA YANG BENER….CARI DUIT YANG BANYAK…!! JANGAN KEBANYAKAN GOSIP.!!

GOSIP MULU..!!!

7 12 2008
PhiReZ

Ikut mantengin aja ahh^^

8 12 2008
cuicui

double m (marcella,moreno) & double a (agung,ananda)

siapa c mrka???

8 12 2008
rydonsagala

“Selamat Berjuang untuk Semua Kebenaran” semoga semua yang terlibat mau dan ngotot untuk menunjukkan Hati Nurani…sekali lagi hati Nurani……, agar jangan sampai terjadi seperti pepatah nenek moyang kita “Menang jadi Arang Kalah jadi Abu” atau “Menang jadi Abu Kalah jadi Arang” kata Nenek Moyang kita lho , bukan Nenek Moyang orang lain, jadi karena kita satu nenek moyang atau basaudara maka perlu berusaha dan mencari solusi…..itinya berilah contoh dan pelajaran yang baik agar keturunan Nenek Moyang kita dan cucu-cucu kita cerdas semua.

9 12 2008
deno

kasian ya MArcella, Ananda, Moreno dkk wah.. nama besarnya di manfaatkan sama seorang penipu. wuaaahhh….jangan2 ke 15 pengacara juga ditipu.

10 12 2008
yahya ayyash

bagusnya si agung di kebiri aja burungnya jangan di bakar .tangan nya patahin dasar maling atau sekalian aja lah suruh ryan mutilasi terus kubur di jombang bareng korban ryan yang lain . karena agung lebih kejam dari Ryan nenek2 aja di tipu

12 12 2008
martopo

Gara2 duit 50 jt. binyunnnn…!! marcella….marcella….. lu jadi foto model truss NUNGGING dikit aja udah dpt ratusan jt.

Dasar orang kaya tapi GOBLOK & Tolol ya gitu deh.

Gw tidak mau jadi monyet yg terjebak dalam masalah SEBAB-AKIBAT.

12 12 2008
Pesimes

indonesia emang nggak mutu

13 12 2008
ONE

Geli juga liat tulisannya, katanya disodomi ma sendok.. daripada gitu kan mending disodomi aja sendiri ma ananda or moreno… xixixixi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: