Profesi artis rawan serangan hukum

9 12 2008

Artis yang merupakan sebuah profesi yang menjadi idaman bagi beberapa kalangan anak muda di Indonesia, saat ini menjadi sasaran empuk bagi orang-orang yang memanfaatkan kelemahan-kelemahan yang dimiliki artis untuk menjatuhkan namanya ataupun karirnya di dunia entertaiment.

Beberapa artis mendapat serangan-serangan yang mengarah ke jalur hukum sebagai penyelesaian akhir yang nantinya mendapatkan uang dari hasil tuntutannya kepada artis yang menjadi targetnya. Beberapa artis yang akhir-akhir ini menjadi target serangan seperti yang terjadi pada Dewi Perssik dengan managernya, Inul Daratista yang hampir dituntut Rp. 5 milyar oleh perusahaan yang dipimpin oleh Deddy Dores, dan sekarang Marcella Zalianty. Dan mungkin masih ada lagi artis yang memiliki kasus dengan hukum sebagai sasaran empuk untuk mendapatkan keuntungan dari artis tersebut. Hal ini terlepas dari niat artis yang juga menggunakan jalur hukum untuk mendapatkan keuntungan materi.

Orang-orang non artis yang menjatuhkan karier artis seakan-akan memang sudah menjadi trend tersendiri untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dengan adanya kasus yang melibatkan artis, juga banyak pihak pula yang diuntungkan seperti media, penyidik, kuasa hukum dan beberapa orang lainnya.

Dewi Perssik yang mengalami masalah dengan managernya, Asep yang telah menghilang tidak memunculkan diri untuk memberikan penjelasan kepada Dewi Perssik. Akhirnya Dewi Perssik memancing Asep melalui media infotainment yang kemudian Asep muncul dengan membawa pengacara dan menuntut Dewi Perssik milyaran atas tuduhan pencemaran nama baiknya Asep.

Inul Daratista yang sekarang dianggap telah sukses memliki bisnis karaoke “Inul Vizta” menjadi incaran empuk bagi orang-orang tertentu yang mengatasnamakan hukum hak cipta mencoba untuk mengusik bisnis Inul yang sebelumnya sudah berkonsultasi mengenai legalitas hukum dari bisnisnya itu.

Marcella Zalianty telah dikemplang (lari dari tanggungjawab) oleh Agung Setiawan, kontraktor yang merenovasi kantor Marcella Zalianty PT. Kreasi Anak Bangsa dan telah dibayar lunas namun tidak diselesaikan oleh Agung. Berkelit ketika ditagih tanggungjawabnya yang kemudian menghilang sulit ditemui. Agung diduga sudah merencanakan semuanya mengenai hal yang nantinya bakal terjadi. Jika Marcella emosi yang bisa dilakukan adalah lapor polisi, lewat pemberitaan infotainment, intimidasi, pembunuhan. Iya, dibunuh merupakan akibat yang paling dihindari oleh Agung, selama dirinya masih memegang nyawa, Agung akan tetap berusaha untuk mencoba melawan sekuatnya. Lihat saja, gara-gara uang puluhan juta yang harus dikembalikan ke Marcella, Agung menurut ketika dikeler untuk disekap dan lebih memilih membayar gaji ke-13 pengacaranya itu. Jelas, Agung mengharapkan uang yang lebih besar lagi daripada harus mengembalikan uang yang jumlahnya sekitar 50-an juta.

Artis yang terjun ke dunia politik akan semakin amat rawan sekali jika tidak hati-hati dalam setiap langkahnya. Kerawanan itu dikarenakan namanya yang sudah dikenal oleh publik menjadi taruhan ketika tersangkut masalah dengan hukum dan secara otomatis kariernya dibidang enterntainment juga akan mengalami kemerosotan, kecuali jika artisnya memiliki bisnis sendiri selain profesinya sebagai artis.

Untuk Agung Setiawan, jika nanti terbukti banyak melakukan penipuan terhadap banyak orang, Agung patut diberi acungan jempol dalam berkarier soal tipu menipunya. Agung telah berani sekali bermain-main api, sehingga silahkan untuk menunggu karma berikutnya. Apakah itu ? jangan banyak cerita disini, ntar disomasi dan dituntut karena pencemaran nama baik. Dan untuk karma bukan sebuah ancaman tapi sebuah keputusan yang diambil oleh Sang Pencipta. Syukur-syukur aja kalo masih hidup sampai usia 100 tahun (ini do’a lho bukan ancaman).

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: