Sinetron “Hareem” terancam dihentikan oleh KPI

6 02 2009

Sinetron berjudul “HAREEM” yang ditayangkan sudah satu minggu di stasiun Indosiar pada hari Senin-Sabtu pukul 19.00 WIB diprotes oleh Majelis Ulama Indonesia dan 145 orang yang mengadu melalui Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). KPI sudah mengirimkan surat peringatan kepada Indosiar untuk memperbaiki isi sinetron tersebut karena dianggap telah melecehkan agama Islam.

Dalam surat peringatan dari KPI Pusat, Sasa Djuarsa Sendjaja selaku ketua KPI mengatakan bahwa sinetron tersebut melanggar aturan di P3 dan SPS KPI pasal 8, 65 dan 62 ayat 2.

Pasal 8 berisi tentang Standar Program Siaran (SPS)  menyatakan lembaga penyiaran dilarang menyiarkan program yang mengandung serangan, penghinaan atau pelecehan terhadap pandangan dan keyakinan keagamaan tertentu.

Pasal 65 berisi bahwa diwajibkan tayangan untuk dewasa disiarkan pada pukul 22.00 sampai 03.00 dinihari. Lalu di pasal 62 ayat 2 disebutkan lembaga penyiaran televisi wajib menyertakan informasi tentang penggolongan program siaran berdasarkan usia khalayak penonton.

Stasiun TV Indosiar menyambut baik surat dari KPI sebagai masukan namun Indosiar tetap akan menayangkan sinetron tersebut seperti biasa karena Indosiar masih merundingkan dengan pihak Production house dari sinetron tersebut.

Sementara belum akan kita perbaiki karena kita akan bicara dulu dengan pihak PH-nya, jadi sementara ini tetap seperti biasa,” jelas Gufron, Humas Indosiar.

Cerita sinetron “HAREEM” ini sebenarnya tidak bermaksud untuk menyinggung atau melecehkan agama manapun akan tetapi menceritakan tentang seorang pria yang menganut poligami.

Ini kan tayangnya masih awal-awal yah, baru seminggu, jadi ini kan bukan keseluruhan ceritanya. Tapi di sini kami ingin menyampaikan kalau kami tidak ada maksud untuk menyinggung atau melecehkan agama mana pun,” tutur Gufron.

Berikut gambaran sinetron yang bisa dijadikan sebagai wacana, bacalah dengan pikiran jernih, sikapi dengan yang bijak dan lebih dewasa  mengenai tema yang diangkat dalam sinetron ini.

DAN JANGAN MEMBAWA AGAMA UNTUK DIBAHAS DISINI.

Iklan

Aksi

Information

37 responses

6 02 2009
mamas86

Yah kalau mo di STOP ya silahkan… Kalau nggak ya silahkan… Lagian saya juga ga pernah nonton… :mrgreen:

6 02 2009
Artistainer

eeeee….. kok sama ga pernah nonton hehehehe

6 02 2009
Billy Koesoemadinata

sett…

semalem baru coba liat sekali,,
tapi ga ngarti kenapa bisa dibilang melecehkan agama…

3 04 2009
az

Dasar lu aja yang bego…, makanya gak paham paham.. kasihan deh lu…

6 02 2009
yuddie

Saya setuju sinetron ini di stop,
bukan karena melecehkan agama atau melanggar aturan KPI,
tapi karena sejak seminggu ini kalau dah jam 8 malam remote TV dikuasai oleh Ibuku menonton indosiar dan tidak bisa diganggu gugat.

bah.

5 04 2009
kipli

omong opo to ??????????????????????????? mbok gak usah reno2 iyoto????????????????????????????????????

7 02 2009
Nurhasnah

Kalau tidak bermaksud melecehkan atau menyinggung agama manapun cobalah tidak usah bawa2 label islam seperti pegang al-Qur’an, pake jilbab, mengucapkan salam, nikahnya cara islam, dlsb. Kalau jadinya seperti yang ada sekarang, orang yang nonton pasti punya pikiran ini sinetron yang ceritanya diinspirasi dari agama islam. Jadi stop saja sinetron ini, ummat islam sudah amat bijak.

8 02 2009
Piw

Ha3,gw jg ogah ntn smua sinetron.ga mutu!bgs d,jd msyrkt mgurangi jam untk ntn tivi.ha3
ad positifny jg..
Gw bkn muslim.dan gw bsyukur *****************************.sori

2 04 2009
Artistainer

jangan ngomongin SARA yaa … silahkan beropini se-kontra apapun se-pro apapun asal bukan SARA…

5 04 2009
Beby

jingin giti ding kimintirnyi. khin jilik bingit……………………( jangan gitu donk komentarnya kan jelek banget )

8 02 2009
iskandaria

SEbenarnya sih menurut saya sinetron ini tidak bermaksud melecehkan agama Islam. Namun cuma mau menegaskan, bahwa seseorang yang dipandang cukup beragama (dengan gelar kanjeng dan memakai atribut berbau Islam) pun belum tentu sepenuhnya memahami dan menjalankan ajaran islam secara benar. Itu inti pesannya menurut saya.

Masalah kemudian dianggap menghina Islam, itu mungkin cuma karena dilihat dari satu sisi.

3 04 2009
az

Menurut saya , hal yang bodoh kalau anda menilai kanjeng doso digambarkan sebagai orang yang cukup beragama. Justru sebaliknya peranan kanjeng doso yang sekarang di ganti nama Romo merupakan gambaran seseorang yang belum paham tentang agama. Perlu dipahami bahwa apa yang terkandung dalam kemasan Senetron tersebut hanyalah suatu pembodohan pada penonton. Didalam cerita senetron tersebut hanya menggambarkan orang2 bodoh yang tidak paham apa2. dan ada juga yang terkesan melecehkan suatu lembaga . Dan satu hal, bahwa senitron Haremm/Inayah adalah senetron yang belum layak dikonsumsi, sama dengan Senetron Halimah.

8 02 2009
riq riq

indosiar+sctv+rcti+tpi= sinetronnya SAMPAH smua!!!

9 02 2009
pokemon

setujuuu..aja di hentikan tapi jgn cuma hareeem tapi yg lainny juga ..ganti dgn telenovela ha ha ha ha.. makin senanglah mamaku & pembantuku…. :( makin sengsaralah aku

10 02 2009
boby

sinetron HAREEM adalah sinetron yang buagusssss puoolll lo dan adalah sinetron yang wajib ditonton

10 02 2009
Artistainer

yang udah ngasih saran dan solusi makasih banget, to be a good person.
Blog ini sudah mulai mendapatkan perhatian ….
jadi diharapkan menjadi komentator yang smart, tapi untuk sekedar hiburan tak masalah juga komentar yang suka banyolan.

13 02 2009
omiyan

yang penting REPUBLIK MIMPI jalan terus tuh

18 02 2009
Hariyadi

Iya, saya pikir Sinetron ini masih terlalu awal untuk di stop, modal belum balik pemain belum dibayar. Nanti setelah 150.000 episode dan semua orang sudah kaya, sementara penonton masih tetap jengkel bolehlah di stop. Keep watching, maka anda akan menjadi nenek2 dan kakek2 sebelum episodenya jalan separuh.

TAPI KENAPA? … Ceritanya sangat sederhana, kalau diceritakan secara normal akan habis dalam waktu 30 menit. TAPI ada yang dilebih2kan atau over yaitu, overly used of coincident, the protagonist overly stupid, overly weak, but overly good heart ed, the antagonist overly evil, overly lucky, overly strong, to many repeated themes of episodes, too many seem like eternity. Pewatakan pemain yang tidak konsisten dan tidak berkembang sebagaimana mestinya. In another word TIDAK NATURAL in any sense, dari sisi seni, tidak ada nilai seni, kreativitas? you must be joking.

Sebagian besar Sinetron di TV kita buat untuk mengisi jam siaran karena tidak ingin dibilang cuma menayangkan iklan doang.

If you look very closely with an open hearth, you will see the very Truth of what is going on around you. Keep smiling even when the whole world hatted your smile. Because you know the truth.

3 04 2009
az

ya… intinya semua senetron di TV manapun di Indonesia ndak ada yang mutu, masih mending nonton Srimulat, Ketoprak , Ludruk, Lenong , lawak, berita olah ragah dll pokoknya bukan senetron. perlu di pahami bahwa senetron yang kurang bermutu perlu dikasih tahi.., bukan dikasihani looo…

5 04 2009
kowoh

ora usah nganggo boso inggris. awake dewe ki wong jowo. pericloseli-perikloseli barang. aku gak ngerti
Artistainer : Nah seperti ini yang perlu di kasihani(udah makan lom), jadi bukan sinetron yang ditangisi dan dikasihani….. wakakakaka iso ae kowoh iki

31 03 2009
az

Kepada penangganggung jawab program, masalah senenetron harem memang harus di hentikan. Disini semua komentator bukannya ingin membawa bawa agama dalam forum ini, akan tetapi senetron harem memang sengaja memancacing emosi semua orang islam. Ingat…!! ada sebab pasti ada akibat.

31 03 2009
az

He..he..he., hanya orang bodoh yang bisa dikelabuhi…!!, Senetron Hareem diganti judul menjadi Senetron Inayah, itu kan hanya pembodohan paaaak.!!!!

Artistainer : demi menghindari claim kontrak, mereka hanya melakukan penggantian judul.

3 04 2009
az

Ya… juga, soalnya uang kontraknya udah terlanjur untuk anggunan kredit mobil dan Rumah…. haaa..haa.
Artistainer: wakakakaka…. iya kalee

1 04 2009
catoer

Alhmd semalam (tgl 31 Maret 2009) sinetron ini sudah ganti tayang dan judulnya pun ganti menjadi Inayah, meski saya pribadi tidak setuju dengan perilaku yang tidak sesuai dengan konteks Sinetron yg bernuansa Islami. Dalam sinetron ini tidak mencerminkan pribadi dan perilaku orang yang beragama bahkan jauh menyimpang dari Ajaran Islam. mungkin seandainya dari awal belum mengenal agama dan berubah total menjadi keluarga yang warahmah, mawaddah dan sakinah baru OKKE….!!!
Namun dari Pihak Indosiar tidak memberikan alasan mengapa sinetron ini berubah total.

Apa indosiar MALU…….!!!!

Mohon di klarifikasi dari Pihak Indosiar agar ada kejelasan dari para pemirsa. terima kasih

Artistainer : minta klarifikasi dari INDOSIAR neeh… humasnya boleh menjawab dimana aja selama masih di internet bakal didenger kok oleh semuanya. Semuanya diharap lebih bijak menyikapinya jangan pakai emosi masing-masing. Ingat semuanya pakai otak yaaa bukan darah (anarkis) yaaa…… hehehehe….

1 04 2009
ida nurlaela

yaah cape deeh … makin gk bermutu aja tu film hareem jadi inayah . males nontonnya juga.. agak agak aneh ,apa gak ada cerita lagi.. ato keabisan cerita ke laut ajeeeeee

Artistainer : tak bisa aku berkomentar karena tidak pernah lihat produk Indonesia yang namanya sinetron, tapi melihat banyaknya orang berkomentar negatif tentang sinetron ini pastinya memang tidak mempunyai kualitas sama sekali. Berdasarkan fakta film ini banyak kontranya daripada sinetron yang lainnya. Ada yang ingin sebut sinetron lainnya yang parah kualitasnya ? (aku ngikut aja)

2 04 2009
kupret

???

Artistainer : neeh kupret mo nanyaa apaan yaaah ???

2 04 2009
kupret

buat yang ngomong ga punya rasul yang suka poligami, apa maksud loe?! ngomong kira2, bisa memicu sara…..

Artistainer : iyaa bener, ternyata terselip bisa lolos juga yaah itu komentar… no SARA pls….

3 04 2009
BABAH FAWWAZ

yang jelas sih tukang dagang mah ga mikirin itu rugiin satu kelompok atau lima kelompok yang penting laku ,,gitu aja coy,,yang salah kebanyakan warga indo aja ko masih mau nonton hal hal yang bikin emosi tiap hari,,bukan nya itu ada kerugian yang sangat besar pada kesehatan,,coba aja perhatiin kebanyakan sinetron indo itu membawa penonton nya khususnya perempuan untuk suasana emosi,marah,kesal 95 % ceritanya begitu dah happy ending nya hanya 5 % diakhir cerita,,nah yang rugi penonton juga kan? emosi,marah kesal itu sangat berpengaruh loh pada kesehatan tapi banyak dari kita yang tak mengerti,,yang tadi nya mau hiburan malah dapat penyakit,kadang anak jadi pelampiasan,suami dicemberutin,,padahal suami pulang kerja ga tau apa ap ,,he he he ini pengalaman pribadi loh,,saya kira negara maju bikin film ga gini gini amat,,seakan orang indo itu monotooon uang uang,harta warisan bla bla bla ,,,pantes aja ga maju maju,,ditambah dukun sudah banyak yang nampang ditv misal mama louren sang pembohong,dedi kobuzer sang penipu dll,,kalo kita tau mereka hanya alat yang dipake orang orang pencari keuntungan ,,tapi lagi lagi masyarakat indo yang jadi korban,,bayangkan aja kalo ada 0,1 % penduduk indo yang kirim sms kedukun dukun tukang tipu itu berarti sekitar 2 juta orang x 2000 jadi sekitar 2 milyar setiap malam uang rakyat kita hilang sia sia,,,ah ada benernya ko ramaalan mereka ,,ya emang wong yang diramal jutaan lah,,masuk diakal kalo ada beberapa yang cocok dengan ramalannya ,tapi yang salah juga jumlah nya lebih banyak lagi ,,so lindungin sodara 2 kita dari tontonan yang merugikan kesehan itu aja coy salam damai aja deh

Artistainer : bener sih, untuk itu semua lapisan masyarakat harus sudah bisa berpikir dengan akal sehat. merasa tidak ….? telah dirugikan oleh pihak lain, mengenai tayangan televisi ada saran neeh “bagaimana kalo kita nonton TVRI aja ? pasti membuat tingkat kesabaran kita jadi meningkat dan tidak merubah lifestyle masyarakat kita” TVRI biar laris dan untuk orang TVRI naik euy di internet sini

4 04 2009
Irman

Ooooo… jadi gitu ya!!! Ya udah………………!!!

4 04 2009
Anonim

Sinetron goblok, sinetronnya yg goblok. Tapi penciptanya pintar, pintar membuat para ibu-ibu jadi goblog sama seperti film itu. Banyak ibu-ibu yg stres gara-gara filem pembunuh lakon itu. Sekarang zamannya para lakon selalu kalah, kalau dulu para lakon selalu menang. Itulah kehebatan indonesia berhasil memperbodoh org lewat sinetron. Kesuksesan sebuah sinetron adalah apabila penontonnya bisa meniru ketololan para lakon dan para pemain lainya. Selamat berjuang ya, para pembuat sinetron. Semoga bertambah sukses lagi untuk memper …… masyarakat Indonesia. Titik-titik pasti bisa diisi oleh para pembaca.

5 04 2009
denok

gue minta kepada semua sutradara bikin film yang bermutu dong. jangan orang-orang yang baik selalu dikalahkan terus. sesekali orang2 yang baik itu selalu menang. kalau yang menang orang2 yang jahat terus,
jadinya yang nonton bosan tau……………………………!

5 04 2009
ngakak

buat sutradara sinetron harem buat filmnya yang bermutu donkzzzzzzzzzzzzz!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! jangan orang yang baik selalu dikalahkan terus. sekali2 yang baik tu menang terus agar orang didunia ini gak ada yang jahat. kalau yang jahat di menangin terus bisa2 TV ku pecah karna ku lempar ma batu bata soalnya capek hati ini~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~dizakitin teruzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

5 04 2009
ngakak

cepat disetuju donkzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz kumintar gui…………………………….. yiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

8 04 2009
az

Wadau..wadau… rusak….. amboradul…. masak to yo keluarga kok semua di bikin bego..tolol, Inayah gak bisa membela diri walaupun di sudutkan dan di fitnah, aryo justru tak berkutik di permainkan dengan istrinya yang jelas-jelas sering melakukan kesalahan, Romo yg sok adil tapi tak bisa berbuat adil. intinya senetron Inayah tidak layak di tayangkan..!!!. SENETRON AMBORADUL SEPERTI ANGIN TOPAAAN….!!!!

8 04 2009
az

Ha…ha…ha… kok semua disenetron Inayah jadi bego…, ya mudah2an pemainnya nggak jadi bego kayak di senetronnya.

11 05 2009
enay

Menurut saya, yang bikin film tidak mengerti tentang ajaran Islam. Banyak sekali yang bertentangan dengan Islam, sehingga memang kesannya menjelek-jelekkan Islam, seperti orientalis bikin film. ada banyak hal yang saya kritik:
1. Terlalu menggampangkan poligami. Tidak seperti itu ajaran Islam mengajarkan poligami. Kesannya ada uang, bisa dilakukan poligami. Aryo yang kecil2pun ikutan poligami. Apa2an ini.
2. Suami dan istri dalam keluarga itu seimbang, saling melengkapi, tapi ini lebih terkesan, suami punya otoriter yang sangat kuat sehingga apapun kemauan dituruti, semua istrinya merasa ketakutan. Ini melecehkan perempuan juga.
3. Pelaksanaan rajam bagi pezina, mesti di datangkan 4 orang saksi laki-laki yang betul-betul melihat kejadian itu. Dimanapun tidak akan pernah terjadi saksi yang betul melihat kejadian, kecuali orang yang melakukan memang sangat tidak waras sehingga sengaja melakukan disepan orang banyak.
4. orang baik dalam Islam bukanlah orang lemah dan bodoh, konsep Islam la tazlimuuna wala tuzlamun, tidak menzalimi dan tidak dizalimi. Artinya kalau kita dizalimi, kita wajib membela diri.
5. Jalan cerita jelas tidak mendidik, terlalu banyak kata-kata kotor dan kejam di dalam yang akhirnya akan ditiru oleh penonton. Dendam kusumat, bunuh-bunuhan seperti hal biasa di film ini. Nauzubillahi minzalik.

Sadarlah para produser, jangan anda membuat asinetron atau film untuk mencari uang saja, asal lku tapi tidak bermutu. Masukkan nilai-nilai moral di dalamnya, karena karya anda akan dijadikan contoh oleh sebagian masyarakat dalam kehidupan nyata. Anda bertanggung jawab jika moral bangsa ini rudak semua karena film yang anda buat.

6 12 2009
Fitri

Eh…jngan blang snetron nya begog donk klian aja yg gax prnah nnton !asal blang snetron nya begog , mngkin mta klian aja yg nggak jlas , nnton aja dlu smpek abis satu episod,bru klian ber komentar ya nggak ? ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: