Mulai dah, salah satu seni tari Indonesia diprotes busana dan goyangannya

9 02 2009

ZoundryDocumentSeperti yang dikhawatirkan oleh para pelestari kesenian budaya Indonesia (pelaku seni) tentang adanya UU APP yang masih sangat relatif sekali mengenai penjelasan kata seksi yang dimasukkan dalam UU APP.

Tarian budaya dari daerah sunda yaitu tari jaipong diprotes oleh Kepala Dinas Parbud Jawa Barat karena tarian jaipong mengenakan busana ketat (seksi) dan memakai busana yang memperlihatkan ketek si penari, selain busana juga diprotes mengenai goyangan jaipong yang mengandung memancing syahwat.

Relativitas yang ditimbulkan dari busana dan tarian jaipong tersebut sebenarnya memiliki penerimaan yang berbeda pada setiap orang yang menonton karena jika hal itu dianggap sangat memancing syahwat tetap bisa saja dan juga tidak berpengaruh pada orang yang melihat tarian tersebut. (RELATIVITAS)

Dalam berita di televisi tersebut juga ada pernyataan dari seorang seniman yang mengatakan sudah lama dia jalani tarian jaipong seperti itu sejak dahulu. Dan pemerintah juga tidak menganggarkan dana untuk melestarikan budaya Indonesia, terbukti banyak para pelaku seni tidak ada yang memiliki kesejahteraan hidup yang layak.

Secara logika dan kasat mata, kritikan seperti ini memerintah / menganjurkan kepada pemerintah untuk merubah semua tarian Indonesia agar tidak memunculkan tarian yang di ANGGAP memancing syahwat dan mengganti pakaian tari yang tidak ketat dan tidak memperlihatkan ketek / pundaknya penari.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat memiliki asumsi pakaian ketat, ketek terlihat dan goyangan tarian yang memancing syahwat karena perubahan modernisasi.

Modernisasi pasti alasan yang diada-ada untuk meloloskan keinginan tersebut, alasan ini sangat klasik sekali.

Kenapa klasik ?

Modernisasi = jaman edan = globalisasi = kemajuan jaman => dianggap memiliki konotasi yang membawa efek buruk. Kata itu sangat sering sekali dipakai sejak jaman dahulu untuk meloloskan keinginan tertentu.

Pada jamannya Benyamin S. masih muda pastinya alasan kemajuan jaman, modernisasi, jaman edan sering digunakan ketika memprotes/ kurang setuju dengan perubahan peradaban. Dan sekarangpun alasan itu masih digunakan. Inilah kenapa disebut klasik.

Iklan

Aksi

Information

2 responses

17 02 2009
semutimut

isi UU nya apa sich….. yg bikin uu siapa sih,ada rembuk dgn masyarakat gak?? katanya dewan kita yah…
mane kutahe aku ngelanggar ato kagak???
kalau mendadak aku diciduk polisi atau di demo oleh ormas gimana?padahal aku tak diajak berembuk atau diksh tau mana yg boleh & mana yg kagak..paling nggak fotocopy kan isi uu nya ke semua masyarakat indo termasuk ke pedalaman irian dan kalimantan he he he

Artistainer : ide polos dari semutimut. bahwa masyarakat pada umumnya memang seperti dan hal ini masuk akal. Anda benar semutimut tapi mereka tak mau tahu dan peduli….. too bad

14 10 2011
dio junior

tari jaipong harus lebih dilestarikan y…………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: