Agung diduga tidak memiliki kepribadian yang jelas

3 03 2009

Wakakakakakakakakakakaka……….

Sebelum menulis tentang pribadi Agung Setiawan disempatkan tertawa terlebih dahulu dan kalau perlu sekencang-kencangnya karena yang katanya korban penganiayaan ini tidak tahu dengan keterang soal pribadinya sendiri.

Pertanyaan sederhana yang ditujukan kepada Agung mengenai keterangan pribadi, seperti keyakinan yang dianut dan juga alamat tinggal, seharusnya bisa terjawab dengan cepat dan tanggap. Bagaimana dengan anda jika ditanya soal dua pertanyaan itu ?

Ketika adiknya Marcella Zalianty, Sergio disidang dan menghadirkan si korban, Agung nampaknya tak bisa menjawab ketika ditanya soal agamanya dan alamat rumahnya sendiri yang juga menyempatkan diri membuka KTPnya untuk mengeceknya.

Terlihat sekali bohongnya, meskipun dia sudah disumpah di depan majelis hakim. Pada saat BAP saja, agama yang dicantumkan berbeda dengan di persidangan. Masa alamat rumah sendiri juga lupa,” ujar OC Kaligis, pengacara Sergio.

Di Berita Acara Perkara (BAP), Agung beragama Islam  tapi ketika Agung akan disumpah dia mengaku beragama Kristen, kemudian alamat rumah masih harus melihat KTP. Ketika ditanya oleh hakim, keterangan Agung berbelit-belit hingga hakim merasa geram dengan Agung.

Sikap Agung dipersidangan menunjukkan bahwa Agung dapat diduga sering melakukan kebohongan karena informasi sederhana yang seharusnya sudah melekat diluar kepala. Hal ini juga senada dengan duga keterangan O.C. Kaligis mengenai bukti yang disodorkan oleh Agung tentang luka matanya.

Bukti kekerasan yang dilakukan ke Agung mana, padahal saat dilakukan visum yang baru tidak ada bukti penganiyaan. Kalau luka di mata, di pasport yang tahun 2006 matanya sudah luka,”kata O.C. Kaligis.

hmmmmm….
Jangan-jangan tuduhan kepada orang yang saat ini menjadi tersangka, semuanya kebohongan Agung.

Agama yang tidak pasti pada diri Agung, diduga Agung tidak memiliki keprebadian yang jelas karena setiap orang jika ditanya mengenai agamanya pasti bisa menjawab dengan mudah. Jadi hal ini menunjukkan Agung tidak memiliki kepastian dalam memberikan keterangan.

Sedangkan mengenai alamat rumahnya Agung, mungkin Agung juga tidak memiliki rumah yang jelas sebagai milik pribadinya. Sedangkan rumah orang tuanya yang mungkin dijadikan alamat yang benar, itupun belum tentu dia tinggal disana.

Tempat tinggalnya bisa saja berpindah-pindah untuk menghindari dan untuk melobi calon-calon kliennya begitu juga dengan mobilnya.

Dengan kejadian seperti itu menjadikan kasus penganiayaan tersebut seperti sebuah karangan atau hasil imajinasi dari Agung sendiri, tapi karena pemeriksaan yang memakan waktu cukup lama sehingga keterangan Agung yang diberikan kepada pihak penyidik merupakan rekayasanya.

Jadi, orang yang berbohong kemudian dalam waktu yang lama tidak pernah mengingatnya pasti akan lupa mengenai detailnya. Itulah yang terjadi pada Agung saat ini.

Iklan

Aksi

Information

One response

3 03 2009
omiyan

stress kali nih orang atau jangan2 kepalanya terbentur tuh hihihi
Artistainer : masak lupa ingatan / amnesia ?wakakaka….. gara-gara terbentur ? wakakaka…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: