OC Kaligis keberatan saksi dari Agung Setiawan

25 03 2009

Keberatan yang diajukan O.C.  Kaligis di persidangan kasusnya Ananda Mikola dengan Agung Setiawan dikarekan memiliki dasar yang pasti tentang peraturan-peraturan pengajuan saksi dari pihak lawannya. Kecermatan OC Kaligis dalam menangani kasus ini namun tetap berlandaskan prosedur yang telah ditentukan oleh hukum.

Sidang kasus penganiayaan ini seharusnya terlebih dahulu menghadirkan saksi yang menjadi korban yaitu Agung Setiawan akan tetapi karena Agung Setiawan sedang berada di Polda Yogyakarta menjalani penahanan untuk menjalani pemeriksaan kasus yang ada di Yogyakarta. Karena Agung tak bisa dihadirkan , Jaksa sudah menyiapkan dua saksi lainya untuk maju dipersidangan akan tetapi kuasa hukum Ananda Mikola mengajukan keberatan jika dua saksi tersebut didahulukan daripada saksi korban.

Menurut pasal 160 ayat 1 (KUHP-red), yang pertama-tama dihadirkan sebagai saksi adalah korban. Jadi tidak bisa kalau saksi yang lain dulu,” terang  OC Kaligis.

Kemungkinan korban melakukan pencabutan gugatan saat menjadi saksi bisa saja terjadi, dan jika hal itu terjadi sidang bisa dibatalkan demi hukum.

Makanya kita harus mendengarkan dari korban dulu,” tandasnya.

Catat,  hal ini bisa dijadikan pembelajaran mengenai hukum untuk kita sendiri jika ada kejadian serupa, kita bisa mengetahui seperti apa hukum berbicara.

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: