Bella Saphira: kasus Manohara tak bisa anggap sepele

28 04 2009

Kasus kekerasan dalam rumah tangga Manohara Odelia Pinot dengan Tengku Temenggong Muhammad Fakhry, putra raja Kelantan, Malaysia ini menjadi topik bahasan hangat sejak dua minggu ini.

Bella Saphira saat me-release film “Jamila dan Sang Presiden” di Plaza FX, Senayan Jakarta, berpendapat kasus penganiayaan yang dialami Manohara yang dilakukan suaminya itu tidak bisa dianggap sepele. Bella lebih percaya dengan kabar yang diceritakan oleh ibu kandungnya Manohara, Daisy Fajarina.

Saya tidak berani berkomentar lebih jauh. Itu ibu kandung yang berbicara, masak sih ibu kandung bohong. Itu sudah menyangkut penganiayaan tidak bisa dianggap masalah sepele,” kata Bella Saphira.

Bella berharap kepada pemerintah Indonesia untuk berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Manohara. Untuk itu agar bisa menyelesaikan kasus Manohara ini diperlukan adanya orang yang memiliki power besar di kedua belah pihak untuk menyelesaikan dengan kerajaan Kelantan.

Harus ada orang-orang yang power kuat untuk menangani ini, apalagi ini berhubungan dengan seorang raja yang tentunya punya kekuatan di sana,” jelas Bella Saphira.

Kedua belah pihak yang dimaksudkan Bella ini kedua pemerintahan negara ini harus mempunyai orang yang berpengaruh di kerajaan Kelantan itu.

Makanya dua negara mesti bisa cari orang yang bisa melobi kedua belah pihak Indonesia dan Malaysia. Mestinya harus orang yang penting sekali,” jelas Bella Saphira Veronica Simanjuntak.

Dan pernyataan dari seorang Bella Saphira memang perlu dituruti tentang satu hal berikut ini.

Benar atau nggak (disiksa-red), itu perlu dibuktikan,” kata Bella.

Statement diatas perlu dimengerti oleh Tengku Temenggong Muhammad Fakhry, MASIH TAK PAHAM  ?

Satu kerajaan Malaysia membuat masalah kenegaraan di Malaysia, kalau pemerintahan Malaysia tidak bisa memberikan solusi terbaiknya, pemerintah Indonesia bisa melakukan lobby dengan raja-raja Malaysia lainnya atau segera membawa kasus ini ke pengadilan Internasional saja.

Biar Malaysia tidak semena-mena dengan Indonesia lagi.

Apakah Indonesia membutuhkan figure Presiden yang lebih berani lagi untuk memperjuangkan martabat bangsa Indonesia ?

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: