Kelantan telah meremehkan Indonesia dengan sikap cueknya

28 04 2009

Selama ini pihak kerabat kerajaan tidak ada yang menggubris tentang kasus Manohara Odelia Pinot yang  dianiaya oleh suaminya. Dan Indonesia sebagai negara yang peduli dengan rakyatnya ternyata tidak di tanggapi dengan baik oleh kerajaan Kelantan yang  tak lain adalah merupakan negara bagian dari Malaysia.

Kerajaan di Malaysia tidak hanya Kelantan saja tapi Kerajaan Kelantan sudah termasuk meremehkan negara Indonesia dengan tidak membalas surat dari Departemen Luar Negeri Indonesia dan tidak mau menanggapi ketika di telepon oleh Dubes RI di Malaysia.

Pihak Kelantan tidak mau menanggapi, ditelepon Dubes kita tidak mau. Minggu lalu, kita sudah kirimi kawat (surat), tapi mereka masih bungkam,” kata Direktur Perlindungan WNI Deplu Teguh Wardoyo saat dihubungi melalui telepon, Minggu (26/4).

Perjuangan Indonesia untuk membela rakyat akan terus dilakukan dan terus melindungi rakyatnya.

Kita tetap terus berupaya dan membantu, dan kita lindungi,” jelasnya.

Kelantan rupanya mulai pasang kuda-kuda dengan menjaga ketat tempat tinggal Manohara di komplek istana Kelantan.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta juga mengatakan agar pers tidak hanya menyoroti Manohara saja akan tetapi juga menyoroti wanita-wanita Indonesia lainnya yang berada di Malaysia. Meutia Hatta meminta bantuan pers untuk memantau TKW kita yang berada di Malaysia yang telah di tindak semena-mena oleh majikannya ataupun TKW yang ilegal ditahan di Malaysia.

Indonesia berani bertindak rakyat mendukung sepenuhnya, rakyat berani serahkan nyawa mendukung Indonesia lebih maju.

Semoga Tengku Temenggong Muhammad Fakhry bisa diseret ke Pengadilan Internasional untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika mereka tidak terima, Indonesia yang akan menghukumnya.

Indonesia berdoa untuk tim O.C. Kaligis, DUBES RI, Da’i Bachtiar, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan semuanya yang terlibat, semoga berhasil memperjuangkan martabat Indonesia di mata dunia Internasional.

Tunjukkan bahwa Negara INDONESIA peduli kepada rakyatnya yang telah di injak-injak oleh Malaysia

Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghormati jasa-jasa pahlawannya (terutama pahlawan yang masih hidup) termasuk pahlawan devisa (TKW)

Iklan

Aksi

Information

2 responses

10 05 2009
upit

lebay bgd siee????
aneh!!!!! masalah dunia lebih penting 1000x dari ini, gag pernah tuh masuk ke pengadilan internasional…
lhah ini cuma masalah tekanan batinnya si manohara sama nyak nya aja…maw di masukin ke pengadilan internasional….
satu kata buat mereka….situ OKE?????????????????

2 06 2009
Mbah Langgeng

UPIT…baca tuh penghinaan Fakhry sesuai penuturan Manohara ..” Sering kali dia menghina bangsa Indonesia, yang mereka sebut-sebut Indon-Indon. Mereka katakan seluruh artis bisa dibeli. Apapun di Indonesia bisa dibeli. Manohara juga tidak boleh menerima telepon dari teman, walaupun itu dari perempuan. Dia katakan : ˜you are my property now ” “…..kalau ini benar, berarti Fakhry ini benar benar BIADAB….menghina bangsa indonesia, padahal Indonesia kalau menghancurkan Malaysia hanya dalam hitungan jam saja udah punah. Orang mana sih upit nih, kalau Indonesia …mana rasa Nasionalisme he ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: