Marcella bacakan pembelaannya dihadapan hakim

30 05 2009

Marcella Zalianty membacakan pembelaannya dihadapan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan tak kuasa menahan isak tangis. Sidang lanjutan kasus Penculikan dan penganiayaan Elyas Agung Setiawan mengagendakan pembacaan pembelaan (pledoi) dari pihak terdakwa, Marcella Zalianty.

Selain Marcella yang tak kuasa menahan sedih, beberapa kerabat yang hadir di persidangan juga tidak kuasa manahan sedih saat memperhatikan Marcella membacakan pledoi tersebut.

Didalam pledoinya Marcella menceritakan duduk perkara sebenarnya dari permulaan kasus ini mencuat. Dan menurut Marcella sebenarnya dirinyalah yang seharusnya menjadi korban akibat perbuatan Elyas Agung Setiawan tersebut.

Awalnya Alex memperkenalkan saya dengan saudara Elyas Agung yang mengaku berprofesi sebagai pemborong pekerjaan desain kantor,” tuturnya.

Marcella Zalianty kemudian langsung mempercayakan kepada Elyas Agung Setiawan untuk merenovasi desain kantornya Marcella Zalianty pada tanggal 22 April 2008.

Akan tetapi pekerjaan dari Marcella yang dilimpahkan kepada Agung Setiawan tidak kunjung diselesaikan justru Marcella mendapatkan tagihan utang dari beberapa pihak supplier karena barang yang sudah diambil oleh Agung Setiawan.

Sesungguhnya sayalah yang menjadi korban, saya yang dirugikan atas perbuatan saudara Elyas Agung,” tegasnya.

Kemudian pada tanggal 3 Desember 2008 beberapa staf pegawainya Marcella bertemu dengan Agung Setiawan untuk menyelesaikan masalah pekerjaan yang belum diselesaikannya.

Pada awalnya Marcella ingin melaporkan Agung Setiawan kepada pihak polisi, akan tetapi Agung Setiawan memohon agar diselesaikan secara kekeluargaan.

Artistainer: Tapi otak bulusnya Agung Setiawan mendahului Marcella untuk memutarbalikkan masalah dengan membuat beberapa skenario seperti penculikan dan penganiayaan. Dan pembahasan masalah dibatasi dengan alasan bias,bias dan bias.

Marcella menjelaskan bahwa permasalahan seperti penganiayaan dan penculikan ini sebenarnya sebuah rekayasa kebohongan yang bermaksud untuk lepas dari tanggungjawab dan mencuci diri dari permasalahan yang sebenarnya.

Seolah-olah dialah yang dizalimi, padahal apa yang dia lakukan upaya lepas tanggung jawab dan mencuci diri dari persoalan yang sebenarnya,” tutur Marcella

Artistainer: memohon diselesaikan secara kekeluargaan tapi otaknya mencari masalah baru agar orang (Marcella) yang memberi job padanya bisa masuk penjara. Sudah untung dapet uang bonusnya memenjarakan Marcella hahahahaha (pikirannya Agung: rasain lu artis bego)

Mulai dari Marcella yang datang ke Mapolresta Jakpus untuk menjelaskan duduk perkaranya yang kemudian justru dirinya ditahan oleh pihak kepolisian pada tanggal 3 Desember 2008 hingga saat ini, Marcella masih belum tahu sama sekali letak kesalahan yang dilakukannya dalam kasus ini.

Dan pihak kepolisian juga tidak pernah mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan oleh kuasa hukum Marcella dan keluarganya hingga saat ini padahal hingga saat ini pula Marcella di persidangan tidak terbukti bersalah seperti yang dituturkan oleh Hotman Paris Hutapea sebelumnya.

Kenyataan hidup yang saya jalani sungguh sangat menyakitkan. Saya belum pernah melakukan pelanggaran hukum apalagi perbuatan pidana. Saya tidak tahu dan terus merenung hingga kini, apa kesalahan saya,” kata Marcella.

Karena masih belum terbukti secara pasti atau kasus panganiayaan dan penculikan ini masih sebagai dugaan yang ditujukan kepada Marcella Zalianty.

Dengan kerendahan hati, kiranya majelis hakim dapat memberikan keadilan yang seadil-adilnya kepada saya. Saya berharap dibebaskan dari semua tuntutan hukum sesuai fakta yang terungkap dalam persidangan,” katanya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: