Keterlambatan visum Manohara kelalaian kuasa hukum sebelumnya

10 06 2009

Beberapa pihak seperti Ratna Sarumpaet dan OC Kaligis melakukan pencabutan dukungan hukum kepada Manohara Odelia Pinot karena Manohara dianggap tidak serius untuk menyelesaikan masalah ini.

Ratna Sarumpaet melakukan pencabutan dukungan karena Daisy Fajarina tidak menyerahkan pakaian Manohara saat dianiaya dan SMS dari Manohara dengan . Kemudian dari pihak OC Kaligis melakukan pencabutan dukungan hukum dikarenakan Manohara tidak langsung melakukan visum dan diduga Daisy melakukan pembohongan publik. Setelah OC Kaligis mencabut sebagai kuasa hukum Manohara, kemudian Manohara saat ini mendapat dukungan dari 8 law firm.

Mengenai tuduhan OC Kaligis yang kesal dan mengatakan Manohara tidak serius menyelesaikan masalah dengan tidak mengutamakan visum terlebih dahulu dan lebih mementingkan untuk tampil di media infotainment. Tuduhan tersebut mendapatkan tanggapan dari Hotman Paris Hutapea saat media infotainment menanyakan tentang ketidakseriusan Manohara untuk melakukan visum.

Manohara Odelia Pinot dan Daisy Fajarina yang buta akan hukum, menurut Hotman Paris Hutapea hal itu dianggap kuasa hukum Manohara sebelumnya tidak maksimal kinerjanya.

Kalau untuk pertanyaan itu tanya ke pengacara terdahulu, karena mereka itu (Manohara dan ibunya, red) tidak tahu hukum, seharusnya diberitahu dulu mengenai hukum,” terangnya.

Sebelum menggelar persnya, Manohara sudah melakukan visum yang ditangani oleh Mun’in Idris dokter forensik berpengalaman sejak 37 tahun yang lalu.

Hasil dari visum tersebut telah ditemukan beberapa bekas luka ditubuh Manohara, baik yang terlihat secara kasat mata maupun yang tidak terlihat secara kasat mata. Seperti luka bekas kena setrika dibagian lehernya Manohara tidak terlihat secara kasat mata akan tetapi setelah dilihat dengan kaca pembesar terlihat perbedaan kulit yang asli dengan kulit bekas melepuh kena setrika.

Tadi setelah divisum memang secara kasat mata tidak terlihat, tetapi setelah diperjelas dengan kaca pembesar terlihat perbedaan dengan kulit asli, itu perkataan dokter bukan saya yang mengada-ada,” demikian jelas Mano usai menjalani visum di RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

Selain luka bekas kena setrika juga terdapat luka lain yang ditemukan oleh Dr. Mun’in Idris yaitu luka bekas suntikan, luka bekas bekas sayatan silet didaerah payudara dan di punggung. Beberapa sudah tidak tampak karena sudah dipengaruhi oleh faktor perawatan dan waktu sehingga nampak seperti sudah kembali seperti semula.

Dalam jumpa persnya itu, Manohara juga menunjukkan foto luka sayatan silet didaerah payudara melalui blackberry-nya . Foto ini diambil menggunakan blackberry-nya secara sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan Fakhry. Blackberry tersebut tidak bisa digunakan untuk komunikasi akan tetapi digunakan untuk mengambil gambar kejahatan Fakhry pada Manohara.


Aksi

Information

One response

11 06 2009
omiyan

hhmm udah ga demen nih ma orang….cari sensasi doank jadinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: