Ahmad Suhaebi ajak damai dengan keluarga Cici

25 06 2009

Ahmad Suhaebi sebelummnya melalui kuasa hukumnya akan melaporkan pamannya Cici Paramida, Adhyaksa Dault ke Kepolisian karena pencemaran nama baik. Adhyaksa Dault setelah mengetahui dirinya akan dilaporkan ke polisi oleh suami keponakannya ini, dirinya juga mempersiapkan saksi-saksi untuk menindaklajuti sikap Ahmad Suhaebi yang akan melaporkan ke polisi.

Inisiatif melaporkan Adhyaksa Dault ke polisi merupakan keputusan Ebi atau keputusan kuasa hukumnya tidak ada yang tahu. Akan tetapi tanpa diduga kemudian kakak kandungnya Ahmad Suhaebi, Abdul Rozak Hamzawi langsung membacakan pernyataan di depan Polres Bogor melakukan pencabutan segala tuntutan yang diarahkan kepada Cici Paramida dan keluarganya termasuk Adhyaksa Dault. Terus kuasa hukumnya Ebi ?

Hari ini kami membacakan pernyataan dari keluarga dalam menanggapi persoalan yang menimpa Suhaebi, Pertama, keluarga sepakat menempuh upaya persoalan secara damai dan kekeluargaan. Kedua, dengan bentuk damai dan kekeluargaan, segala bentuk tuntutan dicabut, dan ketiga, adanya pemberitaan yang belakangan yang membuat pihak lain terganggu, keluarga minta permohonan maaf,” demikian ungkap pria asal Jawa Tengah ini yang langsung meninggalkan tempat.

Kemudian anggota keluarga Ebi yang lainnya, Ali Mahlayin mengatakan kalau sudah mengkomunikasikan hal ini kepada Adhyaksa Dault. Semua tuntutan akan dicabut dan akan diselesaikan secara kekeluargaan di rumah dinasnya Adhyaksa Dault.

Jumat pagi kami diundang Adiyaksa Dault di rumah dinasnya untuk membicarakan perdamaian atau islah,” tegasnya, yang langsung memasuki mobil Toyota Avanza warna hitam, B 1130 BFK.

Upaya hukum kemungkinan akan dirundingkan kembali dan berharap damai dengan penyelesaian secara kekeluargaan. Penyelesaian kasus ini nantinya akan diselesaikan secara kekeluargaan akan tetapi masih belum bisa diketahui juga hubungan antar keluarga pengantin baru ini akan berjalan seperti apa nantinya.

Sikap yang ditunjukan kakak kandungnya Ebi ini sudah bersikap seperti orang yang sudah mengakui kesalahan daripada harus menunjukkan sikap yang terkesan arogansi.

Dalam kasus ini publik mengetahui permasalahan ini, bahwa Ahmad Suhaebi ini tetap menjadi orang yang telah melakukan kesalahan besar dengan mencoreng nama baik keluarga besarnya sendiri di mata keluarga besan.

“Sudah melakukan kesalahan dengan mencederai anggota keluarganya, Ebi justru malah ingin menjebloskan keluarga besan ke dalam penjara”

Keterlaluan bener sih orang ini ?


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: