Kasus Daisy Fajarina saat di Perancis memanas lagi

24 07 2009

shaliha_korban_kekerasan_daisy_fajriana-20090724-003-mai[1]Kasus Manohara Odelia Pinot dengan Tengku Fakhry sepertinya sudah agak sedikit mereda dan kali ini keluarga Manohara sedang diguncang lagi dengan serangan baru, tepatnya kasus Daisy Fajarina yang telah berbuat pelecehan seksual terhadap Shaliha saat masih berada di Perancis.

Kasus ini diangkat lagi di Indonesia dengan mendatangkan Shaliha langsung ke Indonesia dan melaporkan sendiri kasus tersebut di Mabes Polri yang didampingi oleh Ratna Sarumpet, salah satu kuasa hukum Shaliha dari 9 kuasa hukumnya yang dulu pernah ikut membantu Daisy Fajarina saat Manohara masih di Malaysia.

Saat masih berada di Perancis bersama Daisy, Shaliha pernah disuruh membuka mulut yang kemudian dimasuki tangannya Daisy setelah tangannya dimasukkan kedalam kemaluannya Daisy.

Kasus ini sebenarnya sudah pernah disidang di Perancis namun saat ini kasus ini akan diangkat lagi di Indonesia.

Baru kali ini saya mendengar dan menangani kekerasan yang dilakukan oleh perempuan ke perempuan lain. Biasanya pihak laki-laki yang melakukannya. Gilanya, dia melakukan masturbasi di depan Shaliha dan ini sangat tidak pantas,” kata Ratna.

Selain itu, Shaliha juga mendapat perlakuan pelecehan seksual dari suaminya Daisy, Reiner Pinot. Shaliha mengaku telah diperkosa yang kemudian diketahui oleh Daisy dan menanggapinya dengan biasa saja namun tak lama kemudian Daisy langsung memaki Shaliha karena dianggap selingkuh dengan Pinot. Tapi dari pernyataan Shaliha ini ternyata Shaliha belum sampai diperkosa, hanya diraba dan diciumi oleh Pinot.

Pinot belum memerkosa hanya meraba dan menciumi saya. Tapi Daisy suruh saya me-reka ulang pada malam itu (27 Maret 2007) juga. Saya disuruh menelanjangi diri saya dan Pinot menelanjangi dirinya sendiri. Saat itu Leha disuruh minum air seni kalau mau dimaafkan Daisy,” ujar Shaliha.

Setelah mempermainkan Shaliha, Daisy mulai melakukan penganiayaan terhadap Shaliha.

Saya dipukuli Daisy, ditendang perutnya, dipukul pakai gantungan baju, dipotong rambutnya sampai sejengkal karena melihat perlakuan suaminya pada saya,” pungkasnya.

Shaliha yang datang ke Indonesia ternyata juga melaporkan tindakan Daisy saat masih berada di Perancis. Daisy yang sebelumnya sudah di vonis di Perancis, Shaliha masih ingin menuntut gajinya dan memenjarakan Daisy selama 18 bulan.

Kedatangan saya ke sini karena memang ingin meminta pertanggungjawaban Daisy. Secara hukum, dia memang sudah divonis bersalah oleh pengadilan Perancis. Makanya saya hanya meminta dua hal yakni, dia bertanggung jawab dengan membayar gaji-gaji yang tak pernah dibayarkan. Lalu yang kedua, dia harus dihukum penjara selama 18 bulan,” kata Shaliha.

Ratna Sarumpet ingin memperjuangkan hak-hak Shaliha yang telah ditipu oleh Daisy Fajarina saat akan dibawa ke Perancis.

Apa pun salahnya, tidak ada orang yang berhak menyakiti dan menganiaya Shaliha. Dia juga ditipu saat akan dibawa ke Perancis dijanjikan akan disekolahkan. Ternyata di sana malah dijadikan pembantu dan juga dikasari,” kata Ratna Sarumpaet.

Walaupun kejadiannya dilakukan di Perancis, Ratna Sarumpet sudah merasa yakin akan bisa mengadili Daisy di pengadilan Indonesia.

Untuk pasal pidananya, meskipun kekerasannya dilakukan di luar negeri, tapi bisa diadili di Indonesia,” kata Ratna.

Silahkan saja kasus tersebut dibawa ke pengadilan Indonesia kalo Daisy memang bersalah otomatis dihukum kalau hukum Indonesia mendukung kasus ini, tapi kok sepertinya ada kecurigaan Fakhry juga ikut bermain dibelakang ini semua.

Selain itu pula juga ada kecurigaan lainnya yaitu ada unsur balas dendam dengan Daisy.


Aksi

Information

One response

6 08 2009
FnD

Moga kebongkar kasusnya yah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: