Roy Marten bebas dan minta doa agar tidak nge-drug lagi

18 08 2009

roy_marten-20090216-006-antoHari ini tanggal 18 Agustus 2009, Roy Marten dinyatakan telah bebas bersyarat sampai tanggal 18 Agustus 2011 dengan Surat Keputusan dari pengadilan Negeri Surabaya dengan Nomer SK 374/Pid.B/2008/PNSBY.

Roy Marten yang divonis 3 tahun, sebelumnya menjalani masa tahanan karena kasus pidana Narkoba di Rutan Medaeng kemudian Roy Marten dipindahkan ke LP Cipinang dan pada hari ini pada pukul 11.05 WIB, dirinya dinyatakan bebas bersyarat.

Tidak ada acara khusus untuk menyambut kebebasan  Roy Marten, menurut Gading yang masih berada di Bali mengatakan kumpul bareng dengan keluarga.

Nggak ada, cuma mau kumpul bareng keluarga aja. Rencananya langsung dibawa pulang ke rumah. Gue besok (hari ini -red) dari bandara langsung akan ke LP Cipinang,” kata Gading yang saat itu masih berada di Bali.

Keluarga yang berdomisili di Semarang sudah berkumpul di rumah Jakarta.

Keluarga dari Semarang udah kumpul di rumah,” tambahnya.

Saat Roy Marten menikmati kebebasannya, Chris Salam dan Anna Maria, istrinya Roy Marten menjemput di depan LP Cipinang.

Roy Marten saat keluar dari LP Cipinang minta didoakan  agar tidak nge-drug lagi.

Dari sini, saya akan ke Bapas. Habis itu ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Doakan saja selama dua tahun ini tidak akan nge-drug lagi. Karena kalau sampai menyentuh lagi, saya harus menjalani pembebasan bersyarat sekaligus tambahan hukuman,” pungkas Roy

Walaupun Roy Marten tertangkap menggunakan shabu-shabu, Roy mengaku dirinya sudah bisa mengatasi sendiri sehingga tak perlu menjalani masa rehabilitasi.

Saya sudah bisa mengatasi diri saya sendiri. Tiap orang punya pertandingan sendiri. Doakan saya supaya bisa memenangkan pertandingan ini. Saya ngerasa di dalam sudah melakukan rehabilitasi, karena di sini saya menganggap bukan di penjara, tapi rumah rehabilitasi. Mungkin saya hanya akan konsultasi ke dokter,” tuturnya.

Roy Marten tersandung di kasus yang sama hingga dua kali dan Roy Marten menganggap dirinya sebagai orang yang bodoh.

Saya menganggap mungkin saya lebih bodoh dari keledai,” ujarnya.

Selain minta didoakan, Roy Marten mengakui sudah melakukan tahapan-tahapan menghadapi semuanya ini agar bisa bangkit kembali.

Ini sebuah proses yang panjang. Kalau menilai laki-laki itu bukan pada saat dia berhasil, tapi pada saat dia jatuh dan bagaimana dia menghadapinya untuk bangkit. Semua sudah saya lewati satu per satu, dan itu nggak mudah,” sambungnya.

Dari semua yang sudah dialami, Roy Marten tetap bersyukur dan mengambil hikmahnya.

Apalagi sekarang permasalahan narkoba sudah sangat ketat, banyak operasi di mana-mana,” pungkasnya.

Semoga sukses untuk tidak nge-drug lagi agar bisa dicontoh oleh generasi-generasi bangsa berikutnya dengan kisah-kisahnya yang dialami Roy Marten semoga tidak di contoh oleh anak bangsa.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: