Adakah skenario dalam cerai baik-baiknya Anang-KD ?

2 09 2009

Memang, permasalahan perceraian dalam rumah tangga menjadi urusan pribadinya orang yang bermasalah yaitu suami dan istri.

Pasangan selebriti, Anang Hermansyah dengan Krisdayanti memang sedang menjalani proses perceraian. Proses cerai sudah dilakukan secara agama namun perceraian sah secara hukum negara sedang ditunda menunggu seminggu setelah hari raya Idul Fitri.

Rumah tangga pasangan selebriti ini memang sudah lama sekali tercium oleh publik mengenai permasalahan rumah tangganya. Kabar yang sering terdengar di kalangan masyarakat yaitu permasalahan ada di pihak istri, Krisdayanti.

Jangan menyalahkan gosip terlebih dahulu karena memang perjalanan kisah sebuah gosip itu tidak bisa ditebak darimana informasi diperoleh dan sebuah gosip bisa saja memang sebuah kenyataan yang berusaha ditutup-tutupi oleh orang yang bersangkutan.

Dalam kasus perceraiannya Krisdayanti dengan Anang telah tercium aroma-aroma sebuah skenario untuk menutupi aib salah satu pasangan suami istri demi nama baiknya di mata masyarakat. Tidak masalah orang yang bersangkutan berusaha menutup-nutupinya akan tetapi orang lain kalau pengen memuaskan dahaga sebuah penasaran juga tidak menjadi masalah khan.

Akibat ulah dari media yang bertanya kepada salah satu anaknya Anang-KD yaitu Aurel, mengundang Yuni Shara untuk memberi teguran kepada media yang telah menayangkan pernyataannya Aurel di televisi.

Saya agak sedih. Saya menyesalkan teman media menayangkan Loli (panggilan Aurel -red) yang masih kecil, di bawah umur. Mungkin kalian harus bicara ke yang tepat. Enggak baik kalian menghakimi. Jangan melihat dari satu sisi,” ujar Yuni saat ditemui di rumah KD di kawasan Radio Dalam, Jaksel, Selasa (01/09) malam kemarin.

Yuni Shara sebagai kakaknya Krisdayanti dan juga sebagai tantenya Aurel merasa sakit melihat keponakannya membicarakan ibunya seperti itu.

Saya sakit sekali melihat keponakan saya membicarakan ibunya seperti itu. Sama seperti saya dulu sama Henry. Saya ribut, tapi saya tidak pernah mengajarkan Kevin dan Cello untuk membicarakan bapaknya,” tambah Yuni.

Yuni Shara juga sudah memperingatkan kepada Aurel agar tidak membenci ibu kandungnya sendiri.

Kemarin saya sempat ingatkan Loli. Harus ingat Loli lahir dari rahim siapa.” kata Yuni.

Yuni berharap kepada media agar tidak membesar-besarkan masalah rumah tangga seseorang dan tidak membawa anak-anak untuk ikut terlibat.

Pasti semua rumah tangga sering cekcok. Tapi biarlah orang tuanya yang cekcok, anak jangan dibawa-bawa,” pungkasnya.

Memang bener sih Yuni Shara memiliki pendapat seperti diatas. Akan tetapi seorang akan mengalami perkembangan dalam hal berpikir dan dalam hal mengambil sikap saat melihat siatuasi yang terjadi di sekitarnya. Perlu diketahui bahwa saat kita masih kecil sudah tidak sama dengan masa kecil anak-anak sekarang dalam hal perkembangan otak dalam berpikir. Anak sekarang sudah lebih pintar daripada kita saat masih anak-anak. Yang masih sama adalah tentang kepolosan dari seorang anak kecil.

Terkadang sebagai orang tua masih kurang memperhatikan hal ini dan sering merasa egois bahwa dirinya sudah memiliki buah hati. Orang tua kurang mempedulikan perasaan anak-anaknya alias orang tua seenaknya sendiri seakan-akan masih bujang.

Berdasarkan pernyataan dari kepolosan seorang anak, nampaknya Krisdayanti menjadi pihak yang bersalah dalam menjalani kehidupan berumah tangga itu.

Kemudian berdasarkan hal itu, perceraian ini sesuai dengan pernyataan dari yang bersangkutan baik Anang maupun Krisdayanti mengatakan sudah menjalani proses musyawarah bersama untuk menyelesaikan permasalahan rumah tangganya melalui perceraian.

Kesepakatan itu berupa perceraian yang baik-baik, satu pengacara dan tidak ada upaya naik banding serta hak asuh anak ada di pihak Anang.

Agar proses perceraian ini terkesan win-win solution maka diduga ada skenario untuk menutupi aib yang telah dilakukan oleh Krisdayanti.Agar tidak kelihatan bersalah Krisdayanti yang harus melakukan gugatan cerai kepada Anang. Kemungkinan hal ini merupakan kemurahan hati Anang untuk melindungi aib rumah tangganya ataupun kesalahan yang dilakukan oleh Krisdayanti.

Perlu diketahui juga kepada semua selebriti bahwa masyarakat itu menyukai seorang selebriti karena memang orangnya disukai bukan karena karyanya atau lainnya. Kalau mengenai karyanya yang bagus-bagus, hal itu merupakan kesukaan lain masyarakat terhadap hasil karya bukan orangnya. Jadi mengenai laris atau tidaknya seorang selebriti memang orangnya disukai atau tidak oleh masyarakat tapi jika orangnya menghasilkan suatu hasil karya juga masih bisa disukai karyanya oleh masyarakat dan masyarakat yang tidak suka karyanya pastinya tidak akan menikmati karyanya. Contoh kasus : masyarakat tetap akan menyukai sebuah lagu karena suka dengan lagu tersebut bukan karena orang yang menyanyikan lagu itu, penyanyinya hanyalah faktor pendukung saja karena bisa membawakan lagu itu menjadi lebih baik. Kalau masyarakat menyukai seorang selebriti bukan karena karyanya, akan tetapi memang suka dengan selebriti itu secara keseluruhannya begitu juga sebaliknya.  Selebriti pengennya memang disukai karena karyanya tapi masyarakat memiliki pendapat lain tentang metode menyukai seorang selebriti.

Biasalah selebriti cari untungnya sendiri biar lebih laku. Masyarakat suka, selebriti bisa pasang tarif tinggi alias panen rejeki dan masyarakat tidak dapet apa-apa karena masyarakat hanya sebagai penikmat hiburan saja alias melihat saja.

Piss!!! ini hanyalah sebuah dugaan saja dan tidak menuduh sembarangan. Semuanya ini atas dasar pengamatan -pengamatan yang telah terjadi untuk menuangkan rasa penasaran saja. Permasalahan ini semoga bisa dijadikan sebagai pelajaran untuk kita semua.

Sekali lagi piss dan maaf kepada orang yang bersangkutan.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: