Secara tersirat, Anang bicarakan perilaku istrinya

3 09 2009

Di bulan Ramadhan ini, Anang hanya menyediakan waktu setelah berbuka puasa kepada para media yang ingin mewawancarainya. Sebelumnya Anang sempat menolak untuk berbicara soal keretakan rumah tangganya, namun akhirnya Anang bersedia menyediakan waktu setelah berbuka puasa  yaitu pukul 19.00 WIB.

Saat Anang berbicara menunjukkan tingkat emosional Anang Hermansyah ini kemungkinan termasuk memiliki tingkatan yang cukup tinggi ketika mengungkapkan perasaan hatinya tentang kondisi rumah tangganya yang sedang menuju kehancuran alias harus berpisah dengan sang istri, Krisdayanti. Walaupun diungkapkan dengan kalimat-kalimat yang cukup santun, Anang sepertinya memasukan sesuatu yang tersirat dalam kalimatnya yang mencerminkan kondisi yang terjadi  pada istrinya.

Sepertinya dalam kehidupan sehari-harinya Anang ini seorang yang memiliki semangat religius yang kuat dalam memimpin rumah tangganya.

Teman-teman saya minta maaf sama kalian, karena baru sore ini saya baru bicara. Terus terang saya harus berpikir untuk bertemu dengan teman-teman. Buat saya bicara di depan teman-teman adalah fardlu ain,” demikian ungkap Anang mengawali pembicaraan.

Perasaan Anang saat ini memang sedang sakit ketika harus dikhianati oleh orang dicintainya. Namun perasaan itu diungkapkannya dengan kalimat-kalimat yang tersirat penuh makna tentang harapannya untuk Krisdayanti.

Saya juga berharap Yanti dengan ‘pemimpin barunya’ bisa lebih menghormati dan menghargai dan ikut memberi pencerahan. Hanya itu yang bisa saya jelaskan, saya bisa bicara begitu karena itu adalah sebuah harapan dari saya untuk Yanti,” ungkapnya.

Dalam kalimat Anang yang santun ini secara tersirat telah mencerminkan perilaku Krisdayanti yang disembunyikan dari Anang.Dan Anang bermaksud ingin melibatkan orang yang dekat dengan Krisdayanti dalam permasalahan ini untuk ikut memberi penjelasan.

Sedangkan mengenai perkataan Aurel tentang mamanya, Anang menolak untuk berkomentar secara halus.

Saya belum bisa menjawab secara detail mengenai hal itu,” tegasnya membantah.

Kesepakatan bersama mengenai hak asuh anak akan diberikan kepada dirinya, Anang mengaku sudah segalanya sudah siap menanggung resiko-resikonya.

Buat saya segalanya sudah siap,” tegasnya.

Selain perasaan sudah dikemukakan, Anang juga meluapkan perasaan emosinya ke dalam sebuah karyanya berupa lagu yang berjudul Separuh Jiwaku Pergi yang diselesaikan bersama Pongky Jikustik pada tanggal 28 Agustus 2009 pada pukul 02.00 WIB dan keesokan harinya setelah shalat tarawih take vokal.

Saya bikin video klip ini karena terus terang berita yang saya terima itu sudah lengkap. Apa yang  terpendam dalam diri saya sudah bisa saya rangkai dalam sebuah karya. Dan ini adalah luapan perasaan saya dari peristiwa yang saya alami,” demikian ungkap Anang.

Anang menolak berbicara tentang Aurel yang membuka rahasia mamanya dengan temannya merupakan suatu hal yang wajar saja. Hal ini mungkin dikarenakan Anang sepenuhnya tidak bisa mencegah anaknya yang sudah bisa berpikir sendiri dan mengetahui perilaku mamanya.

Perasaan Aurel mungkin sama dengan perasaan Anang saat ini. Walaupun mungkin tanpa Anang mempengaruhi dengan pikiran Aurel lho. Sebagai orang tua mungkin hanya bisa memberi saran kepada anak agar permasalahan ini tidak diketahui oleh orang banyak.

Dalam permasalahan ini Anang memang sudah memegang kendali untuk mengatur segala sesuatunya mengenai penyelesaian masalah ini. Kemungkinan jika Krisdayanti mencoba memberanikan diri untuk melakukan perlawanan misalkan memperebutkan hak asuh anak kandungnya, Anang tidak akan sungkan-sungkan lagi melakukan perlawanan balik dan efek sampingnya nama baik dan karir Krisdayanti yang akan menjadi korban termasuk temannya yang diduga akan menjadi “pemimpin baru”/pemimpin rumah tangga baru-nya Krisdayanti.

Perlu diketahui juga bahwa anak seumuran Aurel memang sudah bisa menentukan pilihan untuk memutuskan sendiri dengan apa yang sudah terjadi, orang tua hanya bisa menuntun dan mengarahkan saja ke arah yang lebih baik dan demi kebaikannya anak itu sendiri.


Aksi

Information

One response

4 09 2009
cahpamulang

Kalau Aurel bocah segede itu ngomong tentunya ada benarnya.
Kalau Yunisara bandingkan itu dengan anaknya yang masih bayi ya ndak sepadan.
Jadi baiknya Yuni sara nggak usah gegabah bela adiknya deh.

:(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: