Hubungan antara Anang, kedua anaknya dan Krisdayanti

17 09 2009

Masalah hubungan anak dan orang tua setelah bercerai menjadi pertimbangan dalam menyelesaikan permasalahan saat menempuh jalur perceraian yang kemudian menjadi perbincangan publik yang cukup pelik juga. Hal ini juga dialami oleh  pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Krisdyanti.

Orang-orang pada membicarakan tentang Anang yang tega tidak mempertemukan Krisdayanti dengan kedua anaknya. Padahal Anang tidak bermaksud seperti yang diduga oleh orang lain tentang hubungan kedua anaknya, Titania Aurelie Nurhermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah dengan ibu kandungnya akan tetapi Anang justru ingin meredam emosional kedua anaknya kepada Krisdayanti.

Bukannya masalah tega atau apa. Kalau saya pertemukan, malah saya tega. Orang dua-duanya masih konslet kok, geblek saya. Anak-anak itu lagi sakit hati, kalau ibunya dimaki-maki gimana? Salah saya lagi nanti. Makanya saya yang tanggung, nggak usah ikut-ikut, nulis aja sana,” jelas Anang mengenai sikapnya saat ditemui di kantor Trinity Optima Production, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).

Wakakaka… Anang menyindir wartawan agar menulis saja seperti yang diomongkannya dengan maksud agar media tidak ikut berperan untuk memaksakan keinginannya.

Anang sebenarnya tidak ingin emosi kedua anaknya akan dilampiaskan kepada ibunya saat mereka saling bertemu. Untuk itu Anang berharap agar jangan saling memaksakan untuk saling bertemu dengan tujuan biar bisa cooling down dulu.

Biarkan cooling down aja dulu, sama-sama berpikir dulu, jangan dipaksa,” pintanya.

Jika Krisdayanti ingin bertemu dengan kedua anaknya, Anang berpendapat Krisdayanti harus meminta maaf kepada kedua anaknya agar sakit hatinya bisa terobati dan bisa luntur.

Kalau ibunya waras ya seharusnya dia datang ke anaknya, minta maaf. Yang tua dong yang minta maaf, anaknya terima baik-baik. Biar sakit hatinya luntur. Dampak negatif ke anak ada, trauma mereka, kayak yang lain aja, soalnya ngomong selugas itu di TV,” pungkas Anang.

Dampak negatif pada anak-lah yang dipermasalahkan oleh orang lain, dan hal itu pastinya akan ada dampak yang terjadi pada anak setelah adanya kejadian-kejadian permasalahan rumah tangga.


Aksi

Information

3 responses

17 05 2010
anonoim

ayoooooo. maafan dooooonkkkkk

17 05 2010
anonoim

maavan yaa

26 07 2010
saisa

maapan lagih………………………………………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: