Adjie Pangestu kecewa dengan perempuan matre

6 10 2009

Adjie Pangestu bener-bener merasakan kekecewaannya karena telah memilih perempuan matre yang kemudian menjadi istrinya, Nadia Al Khalifi. Kekecewaannya Adjie lantaran perempuan yang dipilih menjadi istrinya itu lebih mementingkan materi daripada  mengurusi rumah tangganya.

Sebelumnya Adjie memilih Nadia dikarenakan selalu berpikir positif tentang wanita pilihannya itu, kemudian pada akhirnya sifat asli yang dimiliki istrinya itu diketahui oleh Adjie.

Dulu memang gue mikir yang baik-baik saja karena gue positive thingking. Nah ternyata selama ini dua hari yang lalu itu baru ketahuan kalau dia ternyata lebih mementingkan materi, cewek matre ke laut aja,” kata Adjie.

Adjie juga sudah menyadari posisinya sebagai suami yang  harus memberikan kebutuhan materi kepada istrinya dan Adjie bukannya tidak mampu memberikan nafkah akan tetapi Adjie sudah berusaha memberikan yang terbaik kepada istrinya.

Seorang suami memang harus memberikan kebutuhan. Tapi kalau akan merasa kurang dia malah mencari di luar, sekarang ini banyak perempuan yang merasa kekurangan materi. Gue sih sudah memberikan yang terbaik kepada istri gue. Kalau dia nggak menerima ya sudah,” ujarnya.

Adjie bener-bener emosional tentang perempuan matre yang mengobral omong kosongnya. Saat ditanya akankah Adjie mencari pasangan yang taat agama?

Gue lihat banyak di mall, wanita-wanita yang sudah bersyukur. Hanya saja saat ini belum banyak yang match, nggak perlu juga cari di pesantren. Perempuan itu memang bullshit, awalnya ngomong terima apa adanya, tapi akhirnya lama kelamaan berubah,” pungkas Adjie.

Walau sudah sakit hati dengan istri kedua yang digugat cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Adjie juga masih ingin memiliki istri lagi.

Kalau diizinkan, saya mau punya jodoh lagi. Tapi paling nanti temen-teman yang bosan. Tapi mudah-mudahan nggak ketemu yang kayak gitu lagi,” kata Adjie

Adjie juga tidak mengenal trauma dengan kejadian yang telah dialaminya ini.

Kalau ditanya trauma, saya nggak pernah trauma. I’m single and verry happy. Sudah lewat masa-masa sedih dan masa-masa kesalnya,” tambah Adjie.

Wanita memang matre jika berkaitan dengan laki-laki, para wanita banyak mengaku realistis bahwa tidak akan bisa makan kalau hanya mengandalkan cinta.

Para pria sebenarnya bisa memenuhi kebutuhan kalau hanya memberikan makan saja, akan tetapi pada kenyataannya kebutuhan wanita tidak hanya sekedar makan. Wanita masih butuh shopping, wanita ingin pamer dengan teman wanitanya dan wanita akan mencari pria yang lebih banyak duitnya.

Begitu juga sebaliknya, seorang pria yang memiliki duit banyak juga akan mencari wanita yang lebih cantik dan lebih seksi. Pria akan membelanjakan duitnya untuk kepuasan dengan wanita lain.

Pria dan wanita bisa saja berubah ketika mendapatkan kesempatan didepannya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: